Mabuk Janda
"Akhirnya aku bisa menemukanmu, tikus sialan."
Sontak tawa Aku membahana, membuat para anak buahnya terperangah. Tawa yang sangat lepas seolah mengejek gangster kelas kakap itu.
"Katanya penjahat professional, tapi menangkap seekor tikus saja tidak becus," selorohku . Seketika kelompok gangster itu meradang, tetapi Mulyawan memberi isyarat kepada anak buahnya untuk menahan diri.