Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
A.M.O.R.E.G.A

A.M.O.R.E.G.A

Mencoba peruntungannya semoga saja mimpi itu tidak lagi datang untuk sementara. A.M.O.R.E.G.A @Fatamorgana16
104.1K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as mxm
Read
+Library
SamRann

SamRann

Menyusuri jalanan kota yang mulai ramai di iringi dengan lagu dari Tamia yang mengingatkan kembali pada orang terkasih masing-masing. Di depan bangunan dengan ukuran yang cukup besar nan mewah mobil itu berhenti. Rann turun dari mobil, dilihatnya sebuah mobil BMW telah terparkir di garasi. "Udah pulang rupanya," batin Rann dengan menatap lekat pada mobil itu. "Masuk dulu yuk," ajak Rann menoleh ke arah Samudra yang masih setia di dalam mobilnya. "Next time aja, soalnya, dah sore gini," tolak Samudra dengan senyum manisnya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as mxm
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Wajah cantik yang selalu terlihat, bahkan dalam kegelapan sekalipun. Tak lupa di sebelah Rosemary, ada Siska yang memiliki gundukan super besar. Ah, jika dibandingkan dengan milik Victoria, tentu milik Sisa jauh lebih kecil. Hanya saja, Victoria tak akan hadir di sini. Atau aku salah? Hingga pikiran ini tercetus, seseorang dari depan terasa mendekapku begitu erat. Biar kutebak, dari ukuran gundukan yang menempel aku mungkin bisa mengetahuinya dengan cepat.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as mxm
Read
+Library
DIA

DIA

jawab Almira dengan wajah sendu dan penuh kekhawatiran. "Dia tidak mungkin memisahkan kalian, kamu tahu pasti bagaimana sifatnya. Dia tidak pernah berubah sejak dahulu Al, lagi pula apakah kamu tahu dia sekarang tinggal di Mexico mengurus perkebunan Agave serta pabrik Tequila peninggalan keluarga Oma kami," terang Valentina menyakinkan Almira. “Apakah sampai detik ini kamu masih ragu dengannya? Aku tahu kamu belum bisa melupakannya.”
109.3K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as mxm
Read
+Library
METEOR

METEOR

ujar Satya lembut, Juna selalu emosi. Juna menghela nafasnya, tenaga dalamnya serta kekuatan marahnya seperti angry bird terkuras habis. "Yuk, ke warmac," ajak Juna menghilangkan kegabutan, kemarahan, kegregetan dengan gorengan bu Marconi yang selalu hangat, pedas, dan maknyus. "Let's go besties," sorak Sam dan Alvaro kompak. "Heh! Kita cowok, bukan girl," bantah Jaka kesal, Sam dan Alvaro kebanyakan nontom DIY miniatur.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as mxm
Read
+Library
MATE

MATE

Dave hanya diam, seperti menungguku untuk melanjutkan perkataanku. “Crimpsonmoon pack merupakan salah satu pack terkuat di negara ini. Bukankah sangat aneh jika sampai saat ini tidak satupun masalah yang terjadi pada kita semua. Aku mungkin terlalu berlebihan memikirkannya. Tapi, mereka memiliki pengaruh besar dalam negara ini. Akan sangat aneh jika sampai detik ini kita sama sekali tidak mendapatkan dampak apapun dari peristiwa itu.” Tanganku meremas erat seprei tempatkku duduk saat merasakan sengatan aneh dalam dadaku. Kegelisahanku yang selama ini kurasaan terasa semakin nyata saat aku mengungkapkan apa yang ada dalam pikiranku. Dave masih mencengkram tatapanku dengan manik dark greynya.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as mxm
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as mxm
Read
+Library
Memory

Memory

Bisa menguapkan rasa sedih yang berkecamuk. *** "Mak, beli mie instan kuah dua, sawi hijau satu ikat. Berapa, Mak?" "Delapan ribu," jawab Mak Rum. Dia mengambil mie instan dari rak. "Amanda sekarang tinggal sama Papanya? Sudah lama tidak kelihatan." "Iya, Mak." "Kamu pasti kesepian, ya, Hasna?" "Sudah mulai terbiasa," jawabku seraya menyodorkan uang sepuluh ribu. Setelah menerima kembalian, aku mengembangkan payung. Melangkah perlahan pulang ke rumah.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as mxm
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status