Selubung Memori
“Akhir-akhir ini kau dekat banget dengan Kapten.”
“Terlihat begitu, ya?”
“Dia memang jail. Kadang kelihatan terlalu ceria sampai membuatmu ikut bersemangat. Dan menarik, memukau. Tapi rapuh. Dia hampir menamparku. Reila menggantikanmu saat aku tiba, jadi dia marah, menuntut ke mana perginya partner yang suka dia banggakan—oh, tentu, Kapten membanggakanmu, di setiap obrolan. Kau hanya tidak tahu. Sejak kau tiba, Kapten berubah. Biasanya kelihatan garang, tidak tertandingi—sekarang kelihatan lembut, manis, jauh lebih seksi.”
Hot Chapters