Terkabulnya Doa Istri Pertama
“Belum selesai, Mas! Aku maunya kita nikah sebulan dari sekarang. Nah, lima belas hari dari sekarang kita sudah harus mencari EO, fotografer, gaun, melakukan pre-wedding, cetak undangan dan lainnya yang akan aku katakan kalau sudah dekat waktunya.
“Jadi, dari sekarang kamu harus sudah mempersiapkan uangnya. Oh iya, aku sama sekali tidak ikut campur soal uang-uang yang harus dikeluarkan itu. Mau kamu dapat dari mana juga aku gak peduli. Kamu mengerti, Sayang?” Syasya memasang senyum yang cukup membuat Hendrik meneguk ludahnya berkali-kali karena membayangkan pengeluaran uang besar-besaran.
“M-mengerti kok, Sayang!” Hendrik begitu kaku menjawabnya.
Hot Chapters