Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MANTAN WITH BENEFIT

MANTAN WITH BENEFIT

”Aaahh … aaa ... ada yang …aaauuhh …mau ... uuhh … keluaaaarrrhh!” katanya dengan napas yang enggak beraturan. ”Eh? Oh … keluarin aja nggak apa-apa!” jawabku sambil terus memainkan Kismis Mungilnya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Stuck With Mr. Devil

Stuck With Mr. Devil

RING DING DONG! RING DING DONG! Suara dering alarm dari jam weker digital di atas nakas terdengar beberapa kali berdering. Pemuda di balik selimut itu perlahan-lahan mengulurkan tangan ke atas nakas untuk mematikannya. Namun, karena tak berhati-hati ia malah menjatuhkan benda berbentuk segi empat itu hingga menimbulkan bunyi jatuh cukup keras.
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Eratnya Pelukan Tuan Presdir Malam Itu

Eratnya Pelukan Tuan Presdir Malam Itu

Namun, tak berlangsung lama, karena detik berikutnya voice note masuk lagi di room chat itu. Acha sedikit mengernyit saat menekan tombol play. “HAHAHAHAHA! AKU NGGAK SALAH DENGER, KAN?!” Acha refleks menjauhkan ponselnya dari telinga. Suara tawa Celine pecah tanpa ampun, seperti akan merusak speaker ponselnya saja. “KAMU YOGA? SERIUS?” Acha memejamkan mata, menahan rasa malu yang tiba-tiba naik ke ubun-ubunnya.
1032.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Istri Sah CEO

Istri Sah CEO

Kring kring kring Suara dering ponsel Zahwa terdengar begitu nyaring, wanita itu langsung meraih ponselnya yang tergeletak disamping bantalnya. "Mas Leo?" ucap Zahwa yang sedang menatap layar ponselnya penuh fokus Tak menunggu lama wanita itu lagsung mengusap simbol hijau yang ada diponselnya itu "Assalamualaikum Mas!" jawab Zahwa "Waalaikumsalam sayang!" ucap lelaki yang sedang ada dikantornya. "Mas kamu sudah selesai meetingnya dengan Klein?" tanya Zahwa penuh perhatian
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

, sebuah suara nyaring memecah keheningan. ​Drttt... Drttt... Drttt... ​Ponsel di atas nakas bergetar hebat, merusak atmosfer magis yang baru saja terbangun. ​"Sayang.. aku angkat teleponku dulu..." bisik Hana, napasnya masih tersengal. "Sebentar ya..."
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Kriiiingg Kriiiingg Ponsel Aisyah menjerit-jerit, tanpa menunggu lama Aisyah menggeser ke atas tombol hijau yang tertera di layar ponsel. "Sampai mana Pak?" tanya Aisyah dengan suara sedikit meninggi.
10130.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Aku ingin melihat ekspresi Ayah lebih jelas, tetapi dia sudah meletakkan boneka itu kembali ke tempat tidur. Lalu dia berjalan ke arah meja, hendak mengambil kotak itu lagi. Jantungku berdebar-debar tegang. Saat dia hendak membuka paksa kotak itu, terdengar suara Yansen dari luar dengan nada cemas. "Pak Teddy, ada masalah dengan Nona Kiara!"
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
NODA

NODA

goda Denis setengah berteriak. "Sttt ... kalau nggak dapet ini, perjaka tua beneran abangmu. Diam!"
9.9190.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai nada dering ah ah ah
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Cahaya apinya menari-nari, menarik bayangan ketiga pria itu hingga memanjang. Bibir Nara bergerak dua kali, tetapi tidak ada suara yang keluar. Aku melayang di dekat lampu kristal, memandangi semua yang terjadi dari atas. Mengamati wajahnya. Mengamati pikiran-pikiran yang berputar cepat di balik matanya. Kemudian, aku melihat lututnya menekuk. Nara berlutut di lantai. "Kakak, aku salah."
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Simfoni Tanpa Nada

Simfoni Tanpa Nada

Saras menunjuk gramofon itu dengan tangan gemetar. “Suaranya berasal dari sini,” katanya, nyaris tak terdengar. Aditya mengamati gramofon itu dengan seksama. Mesinnya tampak rusak, dengan goresan-goresan kecil di tepinya, seolah sudah sering dipindahkan atau dijatuhkan. Tapi ada sebuah piringan hitam di atasnya. Dia menyentuh piringan itu, dan sebuah suara kecil—suara yang hampir tidak terdengar—mulai keluar. Nada-nada rendah bergema dari gramofon, membentuk melodi yang asing. Itu bukan musik biasa. Ada pola yang aneh, seperti sebuah pesan tersembunyi di antara setiap nada.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai nada dering ah ah ah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status