Sang Dewi
Jaka Lelana menepis.
Seusai keluar dari pemandian, dia melanjutkan langkah menuju kamar untuk beristirahat. Ketika itu, dirinya berpapasan dengan sesosok pria tampan yang juga sedang berjalan-jalan di sekitar istana. Seorang pangeran yang sangat berwibawa dan karismatik. Pria tersebut memiliki kulit sawo matang, tatapan tajam dari mata yang begitu berani, serta senyum manis yang membuat para kaum hawa bertekuk lutut memuja sosoknya. Hanya dengan melihatnya, Jaka Lelana mampu merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan. Tentu saja karena sang Pangeran merupakan bangsa Asura sehingga tidak sulit mengenali aura manusia.
"Apakah Tuan, Pangeran dari Karpala?" Pria asing itu menghentikan ayunan tungka
Bab Populer