Don't Stop Me Now
Karena make up diwajahku sudah terhapus air suci tadi.
“Kenapa?” tanya Kak Takdir.
“Kamu gak apa-apa kan?” lanjutnya.
“Iya, Kak. Aku gak apa-apa. Duluan ya.”
Aku cepat-cepat menyeselaikan sembahyang agar bisa segera siap-siap sebelum Kak Takdir menghampiriku. Ya, meskipun belum tentu demikian. Aku duduk sambil melihat wajahku dalam cermin. Pikiran-pikiran buruk mulai menggangguku, setan-setan mulai membisikkan rayu jahanam, elemen-elemen ditubuh ku sudah mulai bekerja perlahan agar aku merasa insecure, dan cermin yang ku genggam pun seolah berkata, buat kamu yang ada didepan ku yang sedang insecure, ingat! Kamu memang jelek.
Hot Chapters