Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku
"Semua kerja kerasku... pembersihan bangsal, malam-malam tanpa tidur saat aku mencuci kain medis mereka, semuanya tidak ada artinya jika pada akhirnya aku tetap menjadi orang yang merusak masa depan mereka. Aku merasa seperti monster yang mencoba memakai gaun malaikat, Celine. Tapi di balik jubah ini, aku tetaplah Marcella yang licik dan jahat."
Nara, yang sejak tadi berdiri di ambang pintu dengan nampan berisi ramuan penenang, hanya bisa terdiam. Ia melihat bagaimana Marcella, sang Lady Geokinesis yang sombong, kini seolah-olah sedang tertimbun oleh tanah yang ia kendalikan sendiri. Tekanan mental itu tampak begitu berat, hingga Marcella tidak lagi mampu menatap pot-pot tanaman di laborator