NEWBORN
Newborn itu kini sedang mengoyak tubuh dua newborn ciptaaannya tadi dan menumpuknya menjadi satu, sebelum kemudian membakarnya.
Ketika angin malam menerbangkan abu dari tubuh dua newborn itu, newborn bermata merah itu menoleh ke belakang, menatap ke mata Dean, dan lagi-lagi menghipnotis Dean hingga ia tak bisa berpaling dari newborn itu. Rambut cokelat kemerahannya yang tergerai lurus hingga punggungnya tersibak karena angin.
“Sampai jumpa lagi, Hunter,” newborn itu berkata, sebelum kemudian, dia melompati sungai dan menghilang ke hutan.
Hot Chapters