Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JandA

JandA

ujar Jeffrey santai menanggapi. Wanita muda itu tersenyum dan tiba-tiba … "Aku Casandra. Bianca Jenny Casandra. Boleh aku tahu nama Anda, Tuan?" tanya wanita muda itu mengulurkan tangannya. Jeffrey lagi-lagi menurunkan buku yang sedang dia baca, dengan tatapan datar dia melihat ke arah wanita muda nan cantik itu dan berkata, "Nama yang indah untuk wanita cantik seperti Anda. Apa ada yang bisa saya bantu, Nona Bianca?"
105.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

“Ni, audisi ini buat yang muda-muda. Nini mah nanti jadi foto model buat sampul Yaasiin aja ya. Hihi….” “Ih, meni jahat pisan (jahat sekali) si Keukeu,” teriak salah seorang ibu yang tadi cukup vokal bersuara. “Hampura (maaf). Bercanda ya, Ni. Keukeu kasih uang sabun aja buat Nini.” Keukeu memberikan satu lembar uang seratus ribu rupiah untuk si nenek. Nenek tersebut pun tampak bahagia.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
NODA

NODA

Aku mengulurkan tangan. "No, ain." "Nizam masih mau main?" Ia mengangguk cepat. "Udah, Bibi pulang aja nggak papa, nanti saya mandi kalau Daddy-nya sudah pulang aja." "Oh, maaf, Bu."
9.9189.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai ni jiu
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Janda Kembang

Janda Kembang

Reyhan lalu mengambil air mineral dalam kemasan gelas plastik yang tertata rapi di atas meja. "Ngomong-ngomong, gadis yang tadi masih saudara Pak Jarwo? Dia terlihat masih muda, kenapa tidak sekolah?" "Dia itu memang masih muda, tapi dia itu janda." Bruusskk! "Uhuk uhuk uhuk!" Reyhan batuk-batuk karena keselek air minum. Ia begitu kaget mendengar kalau gadis muda yang tadi itu seorang janda.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

********** Hasan meraih gelas yang ada di meja kamar tidurnya itu, di genggamnya erat gelas itu "Aku tidak suka dikhianati, bagaimanapun kamu sudah kotor Asti..lihat apa nanti yang akan aku lakukan padamu wanita hina..!", Bara yang menyala-nyala seolah keluar dari kedua bola mata pria yang tengah penuh amarah itu, tangannya yang sebelah pun mengepal keras seakan hendak melayangkan tinju ke arah orang yang telah menginjang-injak harga dirinya itu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Bu Niken berdehem. "Emang salah jatuh cinta, Nayla?" ucap Bu Niken. Dia sangat menyukai kisah Romeo and Juliet. Wanita berkacamata itu tidak sependapat dengan jawaban Nayla. "Karena jadi korban cinta Bu sangat tidak baik untuk kesehatan. Ibu nggak mau kan kalau murid Ibu semua jadi bucin?" "Ibu tidak mengajari pacaran Nayla. Ibu hanya mengambil contoh kisah Romeo and Juliet itu saja," ucap Bu Niken menatap Nayla bingung.
9.420.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

terang Tita mengikuti nada bicara laki-laki judes yang tadi ia ajak bicara. "Argan memang begitu," ujar Riri. Baru saja Lea ingin bertanya ketika suara Mang Ade menginterupsi. "Pesanan 127 datang," "Uwaaaaa, makasih Mang Ade," dengan senyum cerah, ketiga gadis itu bersamaan berseru saat Mang Ade meletakan dan menata posisi nampan dia atas meja. "Lo kenal sama dia orang, Ri?" tanya Tita begitu Mang Ade meninggalkan meja.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Terdengar Vivi bertanya. “Aku mau ajak kamu nonton ke bioskop. Ada film korea baru, loh, yang dibintangi Seul Bi. Udah tayang di bioskop.” Vivi berkata, “WAH!” Terdengar sorakannya sambil tepuk tangan. “Gimana, mau pergi?” Kuraih ponsel di saku dan langsung mengirim pesan. Terdengar dering notifikasi. Vivi belum menjawab pertanyaan Rama, kurasa dia sedang memeriksa ponselnya.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

Puti Tan menghampiri Kuranji sambil bertepuk tangan. “Hebat! Kuranji yang sekarang … sangat berbeda dengan Kuranji lima tahun yang lalu.” Senyum lebar menggantikan bias ketakutan yang sempat menghiasi wajah cantik Puti Tan. “Eh, Kuranji … apa nama jurus yang kamu pakai untuk mengusir bajingan itu?” tanya Puti Tan seraya menyikut lengan Kuranji. “Meteor Menghantam Bumi.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Oji dan Tije

Oji dan Tije

Armadeo Jingga adalah nama lengkapnya. Namun, aku lebih senang memanggilnya Oji Oji adalah sahabat terbaik yang pernah aku miliki. Kami bersahabat sejak sekolah menengah pertama. Saat itu, aku masih ingat ia bermain dengan beberapa teman wanita sekelas kami, tanpa rasa canggung sedikit pun. Jika kalian bertanya, mengapa bisa aku bersahabat dengannya?
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai ni jiu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status