Nayla
Nayla menelan saliva.
"Sudah puas?"
Nayla tidak menjawab, ia menundukkan kepalanya menatap tanah. Jangan sampai ia diamuk Raka, rasanya sudah nggak punya tenaga lagi meladeni Raka sekarang.
Cowok itu menyuruh Nayla mengikutinya. Mereka menuju tempat air seperti selokan yang panjang. Mata air dari gunung melewati selokan itu. Tampak beberapa calon anggota sedang di orientasi juga. Nayla disuruh masuk ke dalam selokan itu, setengah tubuhnya sudah terendam. Raka berjongkok di atas selokan, kepalanya tertunduk melihat Nayla.