Cinta Orang Ketiga
"Dan, yang lagi cemberut itu, nenek sihirnya."
Nika ikut melirik ke arah pandangan Anta, hanya untuk mendapati wajah cemberut ibunya. "Bukan, Ibu itu Ibu Peri, cantik sekali," bantah Nika, lalu merosot turun dan memeluk paha Adelia. Tindakan itu membuat Adelia dan Anta tertawa serempak.
Anta berjongkok, menyamakan tinggi dengan Nika. "Kalau Princess Anna udah ngomong kek gini, pasti ada maunya?" Pria itu menaik turunkan alisnya, menggoda Nika.