Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Euforia

Euforia

Jangankan satpam, seluruh warga sekolah Bina Nusantara sudah mengenal betul tentang Nindi. Bukan, Nindi bukan seorang troublemaker, hanya saja ia mempunyai karakter yang hyper active hingga membuat ia selalu menjadi sorotan warga sekolah. "Cepetan atuh, neng. Udah telat 10 menit ini." gerutu pak Anton seraya berkacak pinggang menatap sosok Nindi yang mulai mendekat. ⭐⭐⭐ "NINDIIIII!"
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
Kejutan di Rumah Majikan

Kejutan di Rumah Majikan

jawab Niko singkat. Niko mengerutkan dahinya, melihat penampilan Nita. Baju ketat dan rok mini. Polesan bedak menor, dengan lipstik berwarna terang menyala. Hani tertawa geli di belakang pintu dapur melihat Niko yang kaget, seperti melihat penampakan di siang bolong. "Ini teh spesial buat kamu. Aku nggak pernah buatkan teh untuk orang lain lho." Bujuk Nita agar Niko mau meminum teh buatannya.
1028.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Tanya Bu Rini, suara sinisnya menggema di dalam ruangan. “Oh... anu, Bu. Antingku... ada di rumah. Hari ini aku memang tidak memakainya,” jawab Nina, suaranya bergetar dan wajahnya pucat. Aku merasakan ketegangan yang meningkat di antara kami. Semua mata kini tertuju pada Nina. Wajahnya yang biasanya ceria kini dipenuhi ketakutan, seolah dia sedang berhadapan dengan sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar anting yang hilang.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
Setelah Berpisah, Aku Tak Terkalahkan

Setelah Berpisah, Aku Tak Terkalahkan

“Bukan, bukan, bukan itu maksudku.” Nia pun mulai panik. Status Anto di Kota Kratau sangatlah terpandang dan koneksinya luas, bukan orang yang bisa dirinya singgung sembarangan. “Nona Kenny, bagaimana keputusanmu?” Tanya Anto lagi.
9.465.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
Setitik Nila

Setitik Nila

“Begitu aja.” “Make up-ku?” Nila berjalan cepat menghampiri Kirana, lalu duduk di sebelahnya. “Lipstiknya nggak ngejreng, kan? Terus, eyeliner-nya juga nggak ketebelan, kan?” Kirana menoleh dengan mulut yang ternganga untuk beberapa saat. “Sempurna!” “Aih, Mama aku serius!” Nila kembali berdiri. “Harusnya, aku ambil baju yang modelnya sama kayak Mila tadi. Kayaknya lebih kalem.”
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 908 kali sebagai nini anteh
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Baca Semua Ulasan
MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

Ish "Bagaimana, Ndah, malam ini kamu siap, kan?" tanya Mas Wiji sambil menyemprotkan minyak wangi ke tubuhnya. Seketika bau harum dan segar menguar dari tubuhnya yang gagah, apalagi sekarang ia memakai kaus oblong ketat sehingga bentuk tubuhnya terlihat nyata. "Untuk?" "Untuk ini." Mas Wiji merebahkan tubuhku lalu mencium kening ini dengan lembut setelah merapalkan sebuah do'a.
1055.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS

SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS

Suara ombak terdengar dari kejauhan, menenangkan. Nini duduk di teras. Tangannya saling menggenggam. Arjun berdiri tidak jauh. Rea di sampingnya. Suasana canggung. “Aku mau bilang sesuatu,” ucap Nini tiba-tiba. Arjun menoleh. Rea ikut menatap. Nini menarik napas. “Aku salah saat itu salah faham pada kalian." Kalimat itu membuat Arjun terdiam. Ia menggeleng.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

Annyeong 👋 Ada yang nungguin Babang Niel sama Mbak Zeu update nggak ya?
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
Pengantin Dewa

Pengantin Dewa

Suara burung-burung kuil perlahan menghilang, seperti enggan terlibat. Tapi sebelum ketegangan berubah menjadi ledakan. Batari Ningrum mengangkat tangannya. Sebuah gerakan lembut-namun cukup untuk membuat dua dewa berhenti bersuara. Bahkan langit kembali terang, dan burung-burung kembali berkicau. “Aku sudah cukup mendengar,” ucap Ningrum dengan suara tenang, matanya menyapu kedua lelaki di hadapannya. “Kalian berdua, cukupkan kebodohan ini.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
Simpanan!

Simpanan!

Hanya berdua bersama putraku. "Astagfirullah al'azim! Mbak! Mbak!" Aku yang sedang duduk di halaman belakang tersentak kaget mendengar teriakan Nini yang histeris. Jantungku seakan melompat dari tempatnya. Tanpa pikir panjang aku langsung berlari menghampiri. "Nini ada apa ...?" belum selesai aku berucap. Mataku sudah melotot sempurna. Aku semakin mendekat memastikan penglihatanku tak salah.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 964 kali sebagai nini anteh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status