Sang Pewaris
Lelaki berkemeja setengah kusut mengedarkan kerlingan kepada musuhnya, lalu kepada ancaman yang dilepas kepadanya, senyum miring tercetak teriring detap langkah sedang lanskap di balik punggung seperti bertih dirundung mercon, dunia baginya tengah berkisar dalam kala yang lambat.
Sepasang yang terakhir meledak lebih lantap ketimbang yang lain, meski percuma saja, lagi-lagi Wira sudah minggat menumpang petir kebiruan. Akan tetapi seolah memiliki kantong tak berdasar, sosok Ninja yang trengginas melontarkan kunai granat itu sekarang ganti menghamburkan setangkupan shuriken —senjata lempar berbentuk bintang dalam tiap tarikan napasnya.
Hot Chapters