Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ONLY YOU

ONLY YOU

Ia marah dan tanpa sadar mendorong Meng Qi ke arah bus yang sedang melaju cepat. Brugg!! Dalam sekejap Bus tersebut menghantam Meng Qi dengan keras. "Tidak!" Wei terbangun memegang bagian dadanya yang terasa sesak. "Lagi-lagi Zhang Meng Qi, kenapa? Kenapa selalu dia." ***
92.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as no matter where you are
Read
+Library
YOU

YOU

Setelah merasa lebih rapih, gadis itu berjalan memasuki coffee shop tempat mereka akan bertemu nantinya. Coffee shop ini memiliki area indoor dan outdoor, dimana pada area outdoor biasa dijadikan smooking area bagi mereka yang ingin menikmati kopi sambil merokok, atau mereka-mereka yang memang lebih menyukai outdoor area dibandingkan indoor. Aluna begitu membenci asap rokok, -karena asap rokok dapat membawa penyakit kepada mereka yang tidak merokok namun menghirup asap rokok tersebut (perokok pasif)- gadis itu akan langsung terbatuk-batuk setiap kali ia mencium asap rokok, maka dari itu Aluna lebih menyukai indoor area untuk menghindari asap rokok.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as no matter where you are
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthuseresily
Don't Leave Me Alone "Kesya, kau mendengar ku? Jangan tutup matamu, pegang erat tanganku. Kau tidak boleh meninggalkan ku, sama sekali tidak boleh." Sean memberikan rentetan kalimat lirih, berusaha menjaga Kesya agar tetap sadar. Menggenggam kuat tangan pucat dan lemah Kesya, dengan berurai air mata Sean merapalkan doa penuh harap pada Sang Pemilik Hidup.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as no matter where you are
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesourser
Keluh Gideon. Mereka berdua bergelut dengan pikiran masing-masing. “Tapi sumpah gue engga habis pikir dengan keberadaan pintu itu. Ghaib atau apa, sih?” Sharon menimbang-nimbang. “Atau jangan-jangan itu pintu untuk pergi ke masa depan? Atau engga ke dunia lain? Atau ke planet lain?”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as no matter where you are
Read
+Library
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

Dia menghabiskan malam, di balkon apartemennya, seperti biasa, setiap malam. Perjalanan hidup tidak ada yang pernah tahu, bagaimana arahnya. Semua kebahagiaan yang tampak nyata hari ini, tidak selalu meyakinkan bahwa itulah nyata yang sebenarnya. Semua yang tampak indah, tidak selalu berarti indah. Berat, namun semua hati, harus selalu sedia dalam kelapangan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as no matter where you are
Read
+Library
No, it's You!

No, it's You!

SAMUDRA “Aku ke apartemen Teddy.” Satu kalimat pendek Sabrina, kalimat pendek yang terasa seperti hantaman tinju ke rahangnya. “We need to talk” katanya, setelah dengan susah payah dia menenangkan diri.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 435 Times as no matter where you are
Read
+Library
Without You

Without You

"Aa sebenarnya ke mana? Jawab jujur! Gue tahu Aa pasti gak baik-baik aja." Reina menghela napas ketika sang kakak memilih diam tak bersuara. Jelas sudah sekarang kalau terjadi sesuatu pada kakak sulungnya. Reina tidak tahu apa, tapi sepertinya tidak begitu baik. "A, tunggu kita pulang. Jangan ngelakuin hal bego. Ingat, jarang ada orang yang lolos dua kali dari maut!" ***
2.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as no matter where you are
Read
+Library
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Ke mana pun serangan itu lewat, segalanya hancur. Boom!
9.560.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as no matter where you are
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Dunia di mana setiap kesadaran, tidak peduli seberapa kecil atau besar, dapat menemukan rumah. \____/
101.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as no matter where you are
Read
+Library
BUKAN IPAR SEMBARANGAN

BUKAN IPAR SEMBARANGAN

Tatapannya tampak gamang. “Kamu kayak gak tahu saja, Nu. Dua adik kamu kalau bawa mobil kayak gimana. Mama bisa-bisa ikut masuk rumah sakit juga karena jantungan.” “Hmmm … gimana ya, Sayang?” Aku melihat ada sorot kebimbangan yang terpancar di mata Mas Wisnu. “Mama jarak rumah sakitnya jauh, gak?” tanyaku sambil merapikan sling bag di pundak.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as no matter where you are
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status