Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I'm On You

I'm On You

Semoga Allah SWT memudahkan urusan kamu dan melapangkan rezeki kamu, amiin. Saya menyatakan sudah menyesal menulis cerita dengan isi penuh dosa dan saya bertaubat pada Allah SWT dari pada ini. Semoga Allah SWT mengampuni kita semua, amiin.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Ke mana pun serangan itu lewat, segalanya hancur. Boom!
9.558.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

“Mau makan di mana?” Aku menaikan bahu. “Gimana aku tahu nama restoran kalau aku baru pertama ke sini? Aku udah bilang, aku nggak tahu mau ke mana.” “Kamu nggak tahu beneran? Nggak ada planing sama sekali mau ke mana aja di sini?” Matanya terbelalak tidak percaya. “Ya gitu deh.” “Kalau gitu aku yang bikin jadwal. Gimana? Kita ke resto dekat apartemen mau? Ada kok resto Thailand yang enak.”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
Without You

Without You

"Kenapa lama angkatnya, A? Aa baru bangun tidur?" "Hm." "Aa di mana sekarang?" "Hotel." "Loh kok? Bukannya kemarin Aa bilang mau pulang ada kerjaan? Kok sekarang di hotel?" "Aa langsung ke luar kota." "Aa sebenarnya ke mana? Jawab jujur! Gue tahu Aa pasti gak baik-baik aja."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
Dear You

Dear You

Tania Gue enggak tahu ini dimana. Erang gue dalam hati ketika gue baru saja memicingkan mata pagi ini. Wait! Gue tahu kalau gue di Bali, tapi ini bukan kamar hotel tempat gue menginap. Tempat gue menginap adalah sebuah hotel di pinggir pantai yang debur ombaknya pasti akan sampai ke telinga gue setiap kali gue membuka mata di pagi hari. Tapi di sini, pertama kali yang gue denger ketika membuka mata justru hanya gemericik air yang tenang, seperti lagu nina bobo dan memaksa gue untuk kembali menutup mata.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
Beside You

Beside You

nada suara Radit sudah berubah seperti biasanya lagi, meskipun Mia masih merasa ada yang aneh dengan nada suara Radit kali ini, namun daripada tadi, sekarang sudah lumayan. "Katamu kamu sedang ada acara kampus," kata Mia kemudian sambil menyingkirkan pikiran-pikiran yang tidak penting dari pikirannya saat ini. Terdengar suara yang tidak begitu jelas di sekitar Radit. "Ini aku lagi di kampus, aku melarikan diri dari keramaian," suara gaduh itu masih terdengar. "Lagian tiba-tiba aku merindukanmu, maka dari itu aku berusaha keras untuk menelponmu sampai kamu mengangkatnya." Mia bisa merasakan kalau Radit mengucapkan kalimat tersebut dengan maksud 50% sebagai candaan dan 50% lainnya sebagai kese
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
No, it's You!

No, it's You!

SAMUDRA “Aku ke apartemen Teddy.” Satu kalimat pendek Sabrina, kalimat pendek yang terasa seperti hantaman tinju ke rahangnya. “We need to talk” katanya, setelah dengan susah payah dia menenangkan diri.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

Dia menghabiskan malam, di balkon apartemennya, seperti biasa, setiap malam. Perjalanan hidup tidak ada yang pernah tahu, bagaimana arahnya. Semua kebahagiaan yang tampak nyata hari ini, tidak selalu meyakinkan bahwa itulah nyata yang sebenarnya. Semua yang tampak indah, tidak selalu berarti indah. Berat, namun semua hati, harus selalu sedia dalam kelapangan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
ONLY YOU

ONLY YOU

Ia marah dan tanpa sadar mendorong Meng Qi ke arah bus yang sedang melaju cepat. Brugg!! Dalam sekejap Bus tersebut menghantam Meng Qi dengan keras. "Tidak!" Wei terbangun memegang bagian dadanya yang terasa sesak. "Lagi-lagi Zhang Meng Qi, kenapa? Kenapa selalu dia." ***
92.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai wherever you are
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status