Manusia Penakluk Dunia
“Enam belas, dua puluh, tiga puluh empat?”
“Khaa... khaaa,” balkanji-balkanji itu tampak senang namanya disebut. Balkanji dengan nomor dada enam belas mulai menepuk dadanya, kemudian menepuk dada balkanji No. 20 dan 34 tepat diangkanya, dan kemudian balkanji No. 16 mengukir sebuah angka di tanah.
“Dua?”
Balkanji No. 16 menggelengkan kepala, tiba terlintas sebuah nama dalam benak Jillian, dan ia pun spontan berucap dalam bahasa Semesta. “Kaksi?”
인기 회차