PUTRI YANG TERTUKAR
“Maaf, aku akan mengobatimu,”
Ia membuka kain robek di lengan perempuan itu dengan hati-hati, seolah satu gerakan salah bisa memecahkan sesuatu yang rapuh. Luka goresan memanjang di kulitnya, merah dan bengkak, bercampur pasir.
“Lukamu parah,” gumam Evander lirih, lebih pada dirinya sendiri.
Evander menghela napas pendek. Ia membasahi kain dengan air yang tersimpan dalam kendi, lalu membersihkan luka itu perlahan. Setiap sentuhan membuat Inez meringis, tapi ia tak menarik tangan.
Hot Chapters