Menjebak Cucu Presdir
Meski kecil, Rvang— begitu nama kafe itu, nyaris tidak pernah sepi—setiap malam kursinya hampir penuh oleh mahasiswa, pekerja muda, atau pasangan yang mencari tempat nyaman untuk berbincang.
Hingga tiba saatnya kafe tutup, semua karyawan sudah beres-beres dan bersiap pulang. Lampu-lampu mulai diredupkan, kursi-kursi ditata kembali ke posisi semula.
“Kalian nggak pulang?” tanya Doddy heran, melihat Cleona dan Silvia masih duduk di depan kafe.
“Nunggu Grab,” jawab Silvia singkat sambil menunduk mengecek ponselnya.
ตอนยอดนิยม