Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sukses Setelah Dihina

Sukses Setelah Dihina

ujarnya dengan nada lirih, tak meledak-ledak seperti biasanya. Riri benar-benar tidak tahu dan tidak dapat membedakannya—bahwa apa yang barusan Nur lela katakan itu entah benar, atau tidak. Namun yang jelas, rasanya sangat tidak pantas, jika dia mempeributkan masalah ini di sini. Malu kalau sampai kejadiannya di lihat banyak orang.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

Tercipta nelangsa di pucuk rerumputan Oh harumnya dukaku, Ditiup semilir sikapmu mendua Menghitung bintang satu satu Sesukar meraba lelikuan sifatmu Berkali diri ini, terpaksa jatuh Pada jurangnya bimbang, dan Asa yang tercecer sempat bertanya Senyum atau merahkah kau tawarkan? Bagi jiwa dahaga ‘smara Aku ini . . . “Kriiing … Kriiing …,” dering ponsel membuyarkan suara Nazwa menyenandungkan lagu Lara Melanda dari Kla Project sembari mengeluarkan camilan yang dibuatnya dari oven.
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Sobat, maafkan aku mencintainya Aku sungguh tak bermaksud membuatmu tak berarti Mendambakannya Merindukannya Grup band PADI Lagu itu mampu membawa pada khayalan tingkat tinggi. Lumayanlah menghilangkan kejenuhan. Biarkan saja semua rasa yang melanda pergi jauh. Sudah saatnya untuk pejamkan mata sambil menikmati liriknya, walau batin menangis.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Lirik demi lirik berbahasa Sasak didendangkan oleh suara perempuan itu sambil memainkan gemericik air yang jatuh dari pancuran tempat pendaki biasa mengambil air. Lirik tersebut memiliki arti, Saya buka pergi nyawa Turun roh nyawa … Silahkan datang serahkan nyawa … Turun gunung menangis sedekah nyawa. Setiap lirik nyanyian aneh itu sungguh membuat mereka bergidik ngeri. Tak ada satu pun dari mereka yang pernah mendengar itu sebelumnya. Ssrrk! Ssrrk! Ssrrkk!
9.57.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
SSST ... JANGAN BERISIK!

SSST ... JANGAN BERISIK!

Sedih, marah dan rasa trauma yang tersimpan di hatinya tidak bisa diungkapkan dengan suara dan amarah. Dina menggerakkan tangannya, dia seperti sedang merangkai kata dari tangannya itu. Untung, Zahra mengerti. Sebab dia yang mengajarkan Dina dari menonton youtube tentang bahasa isyarat. "Aku gak mau makan, aku lebih baik mati!" Perempuan berusia 20 tahun itu tampak putus asa, seperti tidak punya semangat untuk hidup. "Gak ... kamu gak boleh bicara kayak gitu, Din! Kalau kamu mati, bagaimana dengan Ibu? Ibu tidak bisa hidup tanpa kamu, Sayang!"
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
ISTRIKU BUKAN ISTRIKU

ISTRIKU BUKAN ISTRIKU

Twinkle twinkle little star How I wonder what you are Up above the world so high Like a diamond in the sky Jiwa itu melayang, di antara ruang hampa tanpa batas. Tak ada apapun di sana, hanya kegelapan total yang melingkupi. Bunyi nyanyian sayup-sayup terdengar, membuat si jiwa membuka mata yang sejak awal terpejam. Tubuhnya ringan, seolah tak memiliki bobot sama sekali. Padahal dia merasa sebaliknya, susah sekali menggerakkan badan, baginya dirinya terasa berat.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai nonsense lirik
Tampilkan Ulasan (4)
Baca
+Pustaka
Peri 🧚🏻‍♀️
yaa ampun thor.. ternyata ini karyamu toh.. udh lama bgt aku nyari novel ini, gara² wkt itu dpt notif spoilernya, tp gak smpet buka. Nyari muter² tp ga ktmu². Eeehh skr ktmu gara² ditinggalin ma Alkanders Fam, dan aku penasaran sma karya² thor yg lainnya. Yaa ampuun,, terharuuu...
Attar Muntaz
untuk yg ke 3 kali nya saya baca ini.. sangat menarik alur cerita yg rapi ahh pokoknya karya kak Ria TheBest menanti kisah enzo dkk dewasa plus usaha Jeff nahan LDRan sama Aihara semoga ada rencana untuk mereka ya kakak sukses selalu
Baca Semua Ulasan
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

“Padahal aku cuma mau ngajakin kamu renang loh!” “Tapi tidak dengan lompat-lompat begitu, Alex! Kamu jadi kayak lagu tuh!” “Lagu apa?” Lalu Alex mendengar Lara yang menyenandungkan lagu anak-anak, “Five little monkeys jumping on the bed, one fell off and bumped his head.” “Astaga, kamu menyamakan aku dengan monyet?” protes Alex tidak terima, merengkuh pinggang Lara karena setelah bernyanyi demikian, dia akan seperti Neo yang pergi dengan wajah tanpa dosanya.
9.9189.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Seperti lagunya siapa itu, yang bunyinya. "Tak mau kehilangan, tapi lelah berjuang." Itulah pokoknya. Aduh, lagu siapa sih itu? Ada yang tahu, nggak? Kalau kalian tahu komen di bawah, ya? Soalnya Nissa cuma tahu lirik tapi nggak tahu siapa penyanyinya. Maklum, dia cuma sering denger di ponselnya si Vera. Sementara itu di tempatnya, Naira malah tercengang mendengar penuturan Nissa. Matanya mengerjap bingung dengan perubahan sikap Nissa yang semakin aneh dari kemarin.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Suara Lira bergetar, tapi tidak goyah. “…kenapa aku masih berdiri di sini?” Untuk pertama kalinya, tangan putih itu berhenti. Tidak bergerak. Menyimak. Lira maju selangkah. Selangkah yang menantang seluruh realitas. “Aku sudah menulis banyak hal salah: Aku menulis namaku sendiri. Aku menulis nama Revan. Dan aku menulis nama Naira—nama terlarang.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

“Aku emosi. Aku jambak aja dia.” Nanang menghela napas pelan. Potongan-potongan cerita itu membentuk pola yang tidak ia sukai. “Mas liat matanya?” lanjut Lina. “Bukan mata orang random. Serius. Aku ngerasa... dia nggak asing loh.”
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai nonsense lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status