Ketika Mas Gagah Tiba
“Pak, kita tukar saja pengantin saat mereka menikah.”
“Ngaco kamu. Memangnya ini film India yang bisa tukar begitu saja. Kalau niatnya Nata menikahi Andini, mau ada orangnya atau tidak, tetap saja yang jadi istri Andini. Apa lagi tukar posisi begitu. Memangnya kalau mempelai diganti Mbah Muniroh yang dinikahinya jadi Mbak Muniroh. Ya, tidak, Bu. Yang dinikahi tetap saja yang diniatkan saat ijab kabul.”
“Terus bagaimana, ibu tidak mau Wulan nikah sama Burhan. Pemuda itu tukang mabuk, masa depannya suram.”