Godaan Mama Muda
Pukul 2 dini hari, Maya duduk di lantai kantor yayasan, dikelilingi oleh cetakan dokumen, dengan mata yang merah dari kelelahan dan tangisan.
"Radit," panggilnya dengan suara serak.
Radit yang sedang di komputer langsung menghampiri, duduk di sebelahnya.
"Ada apa?"
Maya menunjukkan ponselnya. Pesan dari Kara, dikirim jam 10 malam (seharusnya Kara sudah tidur).
"Mama, kenapa Papa bilang Mama gak sayang aku lagi? Kenapa Mama gak telepon aku hari ini? Aku kangen Mama."