Kurir Pemilik Sistem
“Aku sudah terbiasa, Rin. Setiap hari aku lihat angka merah di atas kepala orang. Setiap hari aku harus berpikir cepat bagaimana cara menyelamatkan mereka tanpa terlihat seperti orang gila.”
“Tidak capek?”
“Capek. Tapi lebih capek kalau aku tahu ada yang bisa aku selamatkan, tapi aku tidak melakukan apa-apa.”
Lift berhenti. Pintu terbuka. Mereka memasuki area basement gedung, tempat parkir yang luas dengan lampu neon yang menyala terang. Deretan mobil terparkir rapi di setiap sudut. Ada Toyota, Honda, beberapa Suzuki, dan di pojok barat laut, mobil Arini, sedan hitam mewah yang dulu Wandi lihat saat pertama kali ke rumah Arini di Menteng.