Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GAIRAH YANG TERTAHAN

GAIRAH YANG TERTAHAN

"Di mana, Ryo?" "Itu di sana lagi duduk. Boleh gak kalau Ryo nyemperin Papa Yoga? Ryo udah kangen, tapi Mama Tia jangan bilang-bilang sama Mama di rumah nanti, karena Mama gak bolehin aku buat ketemu sama Papa Yoga." "Loh, kenapa Mama gak bolehin Ryo ketemu sama Papa Yoga, Papa Yoga baik kan sama Ryo?" "Baik banget. Ryo juga gak tau kenapa Mama bilang Papa Yoga itu jahat dan ngelarang Ryo buat dekat-dekat lagi."
9.7383.9K viewsCompletedAdded to Library 10.4K Times as not ayo mama
Read
+Library
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

"Mama, ganti baju. Ayo, ikut papa." Next ....
9.9188.8K viewsCompletedAdded to Library 5.1K Times as not ayo mama
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

Mama duduk di sini ya, kalau butuh apa-apa kamu bisa panggil Mama. “Makasih Ma.” Mama Ayara duduk di sofa tak jauh darinya, mengenakan kebaya modern warna champagne. Tangannya memegang ponsel, tapi matanya tidak lepas dari Anita. “Kalau Mama terlalu cerewet nanti, bilang ya,” katanya kemudian. Anita terkekeh kecil. “Mama enggak cerewet.” Mama Ayara mendengus. “Itu karena kamu belum dengar Mama versi panik.”
1040.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as not ayo mama
Read
+Library
Pah, cari mama yuk!

Pah, cari mama yuk!

“Papazi gak sama mama. Memangnya mama pergi kemana?” Ayya menggeleng. “Ayya gak tau. Mama sempat bilang pergi sebentar. Tapi sampai sekarang mama belum pulang.” Zio terdiam sebentar. Ia memeriksa ponselnya yang dari tadi sengaja dimatikan karena menghindari pesan masuk dari Inggit. Dan benar saja, ribuan notifikasi masuk dari Inggit yang menanyakan tentang kabarnya. Tapi di pesan terakhir pun Inggit tidak memberitahu hendak pergi kemana.
10295 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as not ayo mama
Read
+Library
Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Tanpa Ayah di Hari Terakhir

“Amanda … biarkan aku bertemu Damar sekali saja. Aku ayahnya .…” Aku tertawa sinis, melangkah maju dan menghalangi pandangannya. “Tapi Damar nggak mau ketemu kamu!” “Sejak kamu melewatkan ulang tahunnya yang terakhir, dia sudah nggak mau lagi melihatmu.” Selesai mengatakannya, aku menutup pintu sembari meninggalkan satu kalimat terakhir. “Yuda, kamu sama sekali nggak pantas jadi ayah Damar.”
3.5K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as not ayo mama
Read
+Library
Anakku Bukan Anakku

Anakku Bukan Anakku

Sebagai wanita yang belum merasakan memiliki anak, tapi Nadia tahu betul bagaimana ketakutan dan kekhawatiran yang dirasakan Mila saat ini. Mila terkekeh. “Hutang sebanyak itu gimana cara bayarnya? Mengabdi sampai gue mati juga nggak bakal lunas, atau gue jadi budak Lo sekaligus jual rahim gue?” Mila tersenyum menggoda. “Gue mau hamil anak Arik, jadi kayak jual rahim gitu. Nanti anaknya buat Lo.” “Sialan Lo!” Umpat Nadia, melempar boneka beruang yang ada di depannya.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as not ayo mama
Read
+Library
Not A Perfect Marriage

Not A Perfect Marriage

ucap Nyonya Maria dengan suara bergetar. Race tahu kalau sang ibu begitu sayang pada dirinya. Hanya saja karena rasa sayang itu juga, sang ibu dan ayahnya selalu memaksakan kehendak mereka pada Race. Mendengar suara ibunya yang bergetar, Race merasa iba dan membalas pelukan sang ibu. "Tenanglah! Aku, tidak apa-apa, Ibu," ucap Race menenangkan Nyonya Maria.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as not ayo mama
Read
+Library
Cincin terakhir istriku

Cincin terakhir istriku

Ia tersenyum, lalu membuka kedua tangan seraya berdoa. “Naya… Mama datang, Nak,” ucap Aya seorang diri. “Mama kangen Naya, Mama sendirian sekarang, nggak ada Naya rasanya Mama nggak semangat hidup. Mama boleh susul Naya, nggak?” lanjut Aya.
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 414 Times as not ayo mama
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status