Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

Sebentar kemudian terdengar gaung suaranya bercakap-cakap melalui pesawat telepon genggam di beranda rumah. ‘Mimpi? Beneran tadi cuma mimpi?’ tanya Lastri masih tidak percaya. Lekas dia menuju ruang belakang, memeriksa kamar mandi yang memang terlihat terang benderang. Tidak ada sisa lilin di sana. Cicak di dinding, mungkin? Ada beberapa ekor menempel kuat di dinding atas sana. Bahkan ketika membuka laci meja tempat penyimpanan persediaan lilin di dapur, benda putih panjang itu masih utuh belum pernah digunakan.
8.512.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

tanya Ocha sambil mengelus-elus kepala Marca, begitu mereka sampai di ruang tengah rumah yang besar itu. “Kau yakin ingin mengetahuinya?” tanya Marca. Mereka berlima mengangguk serentak. “Figgy itu kodok hitam yang hidup di daerah kotor dan berlumpur serta pemakan kotoran, kemudian vivet de chloro adalah air seni cicak yang memiliki pola polkadot putih yang telah di campur dengan cairan pembunuh bakteri.” “Oh....” paduan suara itu terdengar lagi.
762 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Tiduran di atas karpet lantai beralas tikar. Aku tidur di sebelah Kak Reyhan. Tepat di sebelahnya dengan posisi yang bahkan tanpa jarak. Aku bisa merasakan kepalaku dengan Kak Reyhan bersentuhan pun sama halnya dengan ke dua bahu kami. Kak Reyhan terlihat fokus menonton acara di televisi. Acara motoGP. Diam-diam, aku mengganti posisiku dengan tidur dalam posisi menyamping, menghadap Kak Reyhan. Hembusan angin dari luar seolah menghantarkan aroma tubuh Kak Reyhan hingga bisa kuhirup dengan sempurna.
9.723.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Ada yang cari gara-gara dikit aja bisa bikin aku keluar tanduk. Kaya kemarin, lagi enak-enaknya rebahan di sofa, tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh tepat di kening. Waktu kuraba, ada gumpalan kecil, lembek dan bau. Aku mendongak mencari pelaku, di plafon tepat atas kepalaku ada cicak santuy goyang-goyangin ekornya. "Bisa gak, sih, kalau buang hajat itu gak sembarangan!" Belum sempat kulempar pakai kemoceng, cicak lucknut itu udah kabur duluan.
1094.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

tanya Erlang kepadanya. “Tidak mungkin Erlang, kamu pikir Cacing Raksasa tadi tidak akan menyerang kita lagi saat kita berjalan ke sana?” “Tapi saat ini kita tidak melihat Cacing itu lagi kan,” ucap Dion sahabat dekat Erlang langsung mendukungnya. “Tidak, Cacing itu masih ada di sini,” sahut Dhika yakin. “Hei kamu anak miskin, bagaimana kamu bisa tahu kalau Cacing Raksasa itu masih ada di sini?”
9.921.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Tampilkan Ulasan (63)
Baca
+Pustaka
Psychopath Tender
Gila, gila, ini mantap banget 😍 Dikemas dengan apik, gaya bahasanya gak sulit dan mudah dimengerti. Kebayang bumi tamat karena serangan makhluk jahat 😭rasa kek kiamat huhu. Ada scifi juga, mantul emang 🤩
Blue Leviatan
Bentar lagi yah Kak kemarin saya demam parah setelah sibuk kerjakan seluruh laporan akhir tahun, setelah sembuh dari sakit saya akan segera lanjutkan lagi bab berikutnya, terima kasih untuk yang masih bersabar untuk menunggu lanjutan cerita dari buku ini T.T
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Cakra berjalan mengitari dinding kristal bening, tidak ditemukan pintu masuk, semua dinding menyatu tanpa ada sambungan atau garis pemisah berupa pintu. "Aku tidak menemukan jalan masuk," keluh Cakra. "Aku kira dinding ini akan terlihat secara kasat mata bila purnama tiba, dan pintu-pintu terbuka. Tapi kita terlambat kalau menunggu purnama, tiga wakil Tapak Mega pasti sudah kembali ke alam roh." "Lalu apa tindakanmu?" "Aku tidak tahu." Cakra kira hanya ajian Lampus Umur yang dapat meruntuhkan dinding gaib itu, namun risikonya sangat besar, pasti berdampak pada lorong labirin yang menjadi pintu keluar masuk makhluk dari dua alam.
9.947.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
I'm Cyborg

I'm Cyborg

Sedangkan di sini, gelas menggunakan bahan dari kaca bening yang tergambar motif bebunga di luarnya. Sangat indah, aku menyentuhnya. Dinding di sini hanya separuh, itu juga bukan dari batu bata. Ada anyaman daun kelapa yang digunakan sebagai pembatas, lalu dirancang sedemikian rupa hingga tak mengganggu aktivitas memasak. Tiba-tiba ada sesuatu di kakiku, yang membuatku harus menjerit keras. "Aaakkh ... " Aku meloncat ke belakang. Sebuah tikus agak besar berwarna gelap berlari begitu saja, sambil ikut mencicit keras.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

Oleh karenanya cicak dan tokek itu satu spesies, dengan demikian hukumnya pun sama. “Jadi haram, ya?” “Iya.” Azkio memencet hidung Zivanka, “Wallahu a’lam bishawab,” lanjutnya. “Ehm … Honey, kamu udah nggak marah lagi kan?” “Dikit.” “Kok, gitu?” “Emang kenapa?” "Aku mau … ih, gimana ya, bilangnya?" "Hayo mau apa?" "Aku mau mau … hmm." "Sudah tahu. Mau ini kan?" Azkio langsung menggulingkan Zivanka di atasnya menjadi di bawah.
9.933.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 766 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SANGAT MARAH SAAT TAHU AKU MASIH PERAWAN

SUAMIKU SANGAT MARAH SAAT TAHU AKU MASIH PERAWAN

Ia merebah di sampingku, mengusap-usap punggungku lalu mulai bersenandung keras, Balonku a-da li-maa Rupa-rupa warnanyaa Merah kuning kee-- Aku menutup telinga dengan kedua tangan. Lalu membalikkan badan dan melotot galak. "Jangan lagu kayak gitu, dong, Om!" Ia mengangguk-angguk. "Siii-ap! Cicak-cicak di dinding, diam-diam merayap, a-da seekor nya--"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

Shelin juga menangis. "Eh, itu apa, itu? Ada buaya di dinding," kata Yana sambil memangku Shelin, tangan Yana kemudian menuding ke arah dinding. Ayah dan Andika yang duduk di sofa menatap hewan yang dituding Yana, begitu pun dua bocah kecil yang langsung diam. "Itu cicak, wooy! Bukan buaya!" kata Andika dengan wajah gemas. Yana setengah mendelik pada Andika.
9.952.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status