Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Sang CEO

Pesona Sang CEO

Seekor cicak sebesar telunjuk orang dewasa berlari mengejar cicak betina di pojok dinding rumah Devi seakan iri melihat ciuman mesra yang terjadi di ruang tamu. Cicak jantan terus berusaha mendekati cicak betina sampai di sudut tembok. Si Cicak jantan dengan suaranya yang nyaring mengkecik sambil menindih tubuh cicak betina. Dan terjadilah kawin paksa.
1074.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
The CEO and Me (Indonesia)

The CEO and Me (Indonesia)

*** Di rumah utama Sagara, Viona baru saja selesai mandi dan semua make up tebal yang menempel di wajahnya telah luntur dan hilang terbawa arus di dalam pipa pembuangan air di rumah ini. Wajah cantik dari gadis itu kini terpampang dengan sangat nyata, namun sayang tidak ada satu pun makhluk yang bisa menikmatinya saat ini karena di dalam ruangan kamar ini hanya ada Viona seorang. Jika di rumah lain ada cicak yang senantiasa menjadi tukang intip sejati, maka di rumah besarnya Sagara menjadi pengecualian. Semua cicak yang ada di rumah ini selalu rutin diburu oleh para pemburu yang ditugaskan memburu makhluk kecil itu.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Di Pernikahan Suamiku, Mayatku Digali dari Dinding

Di Pernikahan Suamiku, Mayatku Digali dari Dinding

Demi kemudahan, mereka memotong tubuhku menjadi empat bagian dan menguburnya di dinding rumah yang berbeda. Sampai suatu hari, karena semennya berkualitas buruk, retakan mulai muncul di dinding. Anak tetangga sangat terkejut saat menemukan bunga tumbuh di dinding. Dia memetik bunga itu, tetapi malah menemukan tulang putih yang mencolok. Mayatku akhirnya terungkap. ... Pergerakan dalam mobil mewah di gang akhirnya berakhir.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

"Permisi!" Dengan kecepatan yang seharusnya ilegal bagi seekor bekicot, dua monster itu serempak menggelindingkan tubuh mereka. Cangkang mereka beradu dengan bunyi KRAK! keras, dan dinding lendir mereka yang tebal kini menutup rapat celah itu. Dimas ngerem mendadak, hampir saja wajahnya menempel di badan lengket yang dihiasi tengkorak hamster. Sial! Mereka cepat!
843 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

"Jawabannya adalah ... Cika, Cika, di din ... ding. Diam, diam merayap. Datang seekor nyamuk. Hap! Lalu ditangkap." Cika tampak protes dengan jawaban itu. Siapa yang tidak tahu lagu itu. Lagu anak-anak itu semua orang tahu. Enak saja Cika disamakan dengan binatang yang nempel-nempel di dinding. Cika cemberut. Namun hanya Cika yang keberatan, sisanya malah tertawa. Bahkan senyum Sagita kali ini benar-benar senyum yang tulus. "Memangnya Cika apa? Spiderman? Bisa nempel-nempel di dinding? Enggak, kan?" protes Cika.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

KRAK… KRAK… seperti tulang patah di dalam dinding. Risa menggigit bibir. “Jangan-jangan… dinding ini hidup?” Gerry langsung mundur tiga langkah. “Jangan begitu! Tolong jangan begitu!” Kael menengok. “Kalau dinding hidup, kenapa tidak langsung menelan kau dulu saja?” “Jangan bercanda begitu!” teriak Gerry panik. Tiba-tiba lantai di depan mereka bergerak sedikit.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

"Setelah bangun, biasanya dia akan mencari makanan." "Oh itu ...," Bony An segera pergi, sampai dia lupa bahwa tempat ini hanya dipenuhi oleh bebatuan tajam dan tidak ada satupun binatang yang hidup di sini kecuali di atas cadas-cadas tinggi berbentuk seperti pilar. Binatang yang ada di sini berbentuk seperti kalajengking, hanya saja berukuran sedikit lebih besar dan hidup menempel di permukaan cadas.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72.9K kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

“Dari mana binatang-binatang itu datang?” Cicak-cicak itu bergerombol dan merayap di seluruh permukaan lantai dan rak untuk mengepung Eryk dan Alland. Alland berteriak keras. Dia ketakutan. Eryk menyambar tangan bocah laki-laki itu dan menariknya ke arah pintu samping. Cicak-cicak itu terus merayap memburu mereka. “Sedikit lagi!” teriak Eryk.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Sahabat Suamiku

Gairah Terlarang Sahabat Suamiku

ucap Rayhan seraya menggendong tubuh mungil Putrinya. "Iya Pa, kami takut. Ada suara tek tek di sini," ucap Ana sambil memeluk Rayhan dengan erat. Rayhan memeriksa kamar mandi dan melihat semuanya baik baik saja. Hanya ada seekor cicak yang sedang memainkan ekornya di dekat kotak pasta gigi. Hingga membuat kotak pasta gigi lain terjatuh ke lantai. "Hmmm suara tek tek itu mungkin berasal dari ekor cicak. Kalian nggak perlu takut!" Rayhan menenangkan anak anaknya.
1042.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

Pluk Entah dari mana datangnya, seekor cicak jatuh di paha Alina. Alina sangat benci dengan reptil dan hewan-hewan yang merayap. Alina berteriak dan berjingkat-jingkat. Ronald ikut panik dan menyuruh Alina untuk diam agar dia bisa menyingkirkan cicaknya. Karena terlalu panik, Alina tidak mendengar perkataan Ronald. Ia tetap loncat-loncat berharap cicak itu jatuh dari tubuhnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai not cicak-cicak di dinding
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status