Rayuan Maut Para Tetanggaku
katanya sambil merapikan pakaiannya yang terbuka.
“Kan cicak nggak akan menggigit, Mbak. Tapi di unit ada suami Mbak, kan? Kenapa nggak minta tolong suami?” tanyaku.
“Ada, tapi suamiku pulang malam, Mas. Ya sudah, aku pamit, Mas. Tapi cicaknya sudah pergi, kan?”
Aku memeriksa ambang pintu. “Sudah, tenang saja. Justru cicak yang takut sama manusia.”