Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Kilauan pantulan dari pisau itu samar-samar menyorot matanya tiap kali ia menggerakkannya di bawah pantulan sinar matahari yang menembus pondok usangnya itu. "Oh Lilian ... kelinci kecilku ... mari kita bermain ... khe khe ..." Senandung kecil dan tawa menyeringai yang keluar dari mulutnya, sudah pasti akan menjadi pembuka aktivitas barunya pagi ini. Jelas, ia pasti akan menyenandungkan lagu itu ratusan kali mulai hari ini dengan segala fantasi sadisnya di dalam benaknya untuk memikirkan apa saja yang akan ia 'mainkan' bersama Lilian saat ia menemui wanita itu.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Melupa Rasa

Melupa Rasa

jawabnya sekenanya. "Tante suka?" tanya Lila lagi dengan mata berbinar. Anara menarik napas sesaat. "Suka. Tapi tante akan lebih suka lagi kalau Lila bisa menang di kompetisi piano," sahutnya. Wajah Lila lantas berubah murung. "Tapi piano sulit, Tante. Lila nggak berbakat. Lila lebih suka menggambar,"
108.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Terkejut ketika mengetahui Livia benar-benar ada di sana seperti kata papanya. "Memangnya Ibu bisa main piano seperti Ibu Ela?" Hazel menyebut nama guru pianonya dengan tatapan ragu pada Livia. Livia mengangguk mantap. "Kalau Hazel nggak percaya ayo kita buktikan." Ryuga menatap Livia bimbang namun perempuan itu hanya tersenyum. Mereka bertiga bergerak ke ruang piano berada. Lalu Livia duduk di depannya. Ia mulai memainkan Lavender's Blue yang membuat Hazel dan Ryuga memandang takjub.
10225.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai not pianika lily
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Yeni Sugiarti
livia sma lakinya sifatnya ga jauh beda... suka tinggal breng sma yg bukan muhrim... sok suci tpi ga mencerminkan perempuan suci... klu emang mau d ceritan livia mandiri, buktiin klu dia mandiri bukan ngarepin bantuan laki" lain... sifat dia sma kya utari perempuan murahan...
Iin Ayuniah
cerita yang luar biasa, banyak bangett pelajaran di dalamnya tentang bagaimana ikhlas, sabar dan selalu berbessr hati untuk memaafkan dan menerima kekurangan pasangan kita masing2.. thanks kak sudah menyuguhkan cerita semenarik ini, sukses terus kedepannya.. aamiin...
Baca Semua Ulasan
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

Lily melemparkan piala dan amplop berisi uang hadiah milik Nathania. Piala tergeletak di atas tanah. Lily melindas piala itu menggunakan mobilnya. Semua orang menggelengkan kepala melihat perilaku Lily yang begitu arogan. **** Sesampainya di rumah, Lily meminta Nathania untuk turun dari mobilnya. Nathania menangis sedih. Tapi suara tangisannya tak membuat Lily kasihan sedikitpun. "Lily! Kenapa Nathania menangis?" Rosalina menegurnya.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Aduh Tak Tahan, Prof!

Aduh Tak Tahan, Prof!

Lily mengangguk tanpa suara, jari-jarinya gemetar saat menerima tabung kecil itu. Ia tahu, mungkin ia baru saja membuat perjanjian dengan keajaiban…atau dengan maut itu sendiri. “Aku hanya ingin Hanna lepas dari Professor Liam, bagaimana pun juga secara sosial yang mereka hadapi saat ini adalah tabu.” ucap Lily “Bukan karena aku gak menyukainya” “Dan aku…sangat menginginkan Hanna menjadi istriku, Nyonya O’hara” “Baik, kalau begitu kita sepakat”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Gadis itu agak bingung, “Apa yang nona Linda maksud? Aku memang mendengar banyak musik. Lagi pula, sekarang masih ada kelas musik.” “Bukan, alunan piano itu. Apa kamu pernah mendengar alunan piano yang mirip dengan lagu anak-anak? Apakah kamu tahu siapa yang biasanya suka memainkan lagu itu?” Linda menyuruh seseorang untuk menyelidiki semua orang yang dia tambahkan ke kontak WhatsApp-nya. Namun, tidak ada satu pun identitas yang cocok seperti yang dia cari, dan mereka semua mengatakan bahwa mereka tidak tahu tentang alunan piano lagu anak-anak itu.
9.4349.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Playdate

Playdate

Menyanyikan beberapa lagu termasuk lagu duet dan group mereka, Lily selesai terlebih dahulu meninggalkan Gracia yang masih menyanyi di panggung. “Mbak, nggak tampil lagi?” tanya Dian yang dijawab gelengan kepala Lily “Mbak Gracia suaranya luar biasa, gimana bisa begitu?” “Kamu tanya langsung sama Gracia,” jawab Lily sambil tersenyum tipis. “LILY!” Lily menatap sang sumber dan hanya menggelengkan kepalanya “Sama siapa lo?” “Tuh...lo nggak lihat ada sultan?” Lily mengikuti jemari Ben yang tadi memanggilnya “Memang lo nggak tahu kalau sultan datang?”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Lily of the Valley

Lily of the Valley

ujar si pria penuh keyakinan, tidak ada terdengar sedikitpun keraguan di dalamnya. "Baiklah. Aku pikir aku setuju denganmu. Tetapi sebelum itu, ijinkan aku untuk mempermudah jalanmu." Luxiana berbalik dan pada akhirnya matanya bertemu dengan mata milik pria tua itu, "aku pikir ini adalah saat yang tepat untuk membersihkan Lily of the Valley yang tersisa. Sekuat apapun kau mencoba menghancurkan Sacret Tree, selama Lily of the Valley masih ada, semua usahamu hanya sia-sia."
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikahi Rockstar Tajir

Mendadak Menikahi Rockstar Tajir

Baru kali ini dia memperhatikan kalau senyum Rara benar-benar manis. **** "Ra, aku mau nanya," ucap Lily seraya mendekati Rara yang sedang memainkan piano. "Apa, Ly?" tanya Rara seraya menghentikan permainan pianonya. Ana ikutan mendekati keduanya. Sementara Lily menoleh ke arah Josef dan Dito, memastikan mereka sedang sibuk dengan alat musik masing-masing. "Kak Nathan kayaknya lagi deketin kamu, ya? Kok bisa?" tanya Lily setengah berbisik.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
MISTERI PIANO

MISTERI PIANO

Dalam mata sekelam malam itu, terdapat pantulan seorang gadis lain yang sedang berusaha untuk memanggil nama Alma zia, disertai pantulan seorang laki-laki yang terlihat memandang Alma zia serius. “ Pianis dari masa lalu yang terkena kutukan menjadi pianis mimpi buruk & pemegang lagu pengiring kematian. Ivana tidak sepenuhnya mati. Dia akan bangkit apabila seseorang membuka gerbang kehidupan yang sempat tertutup oleh kematian. Hanya satu orang yang bisa membuat Ana benar-benar mati. Teman laki-lakimu yang sudah kubunuh, Ronald si pianis dari masa depan yang terlahir sebagai pianis mimpi indah & pianis pemegang lagu pengiring kehidupan.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status