Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
my asshole boyfriend

my asshole boyfriend

Selain sangat cantik, dan pintar, Lily juga sangat baik dan rendah hati kepada siapapun, tak heran jika banyak laki-laki atau bahkan perempuan menyukainya. Sama seperti Emilly, "Jika kamu seorang aktris atau model aku pasti sudah menjadi penggemar berat mu," ujar Emilly. "Sttt.. diamlah, Lily akan segera tampil," ujar Jessica kepada Emilly. "Aku tahu," jawab Emilly sebal. Setelah itu Lily berjalan menuju tempat yang sudah sengaja disediakan untuknya bermain piano dan bernyanyi di hari ulang tahun nya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as not pianika lily
Read
+Library
Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

"Apa kamu mencintai Lilyah sampai mempertahankan dia kayak gitu?" Tidak ada jawaban yang Lois ucapkan kecuali terus memainkan tuts tuts piano bernada rendah. "Baiklah. Sepertinya ini akan menjadi pembicaraan yang berat dan ... entah bagaimana muaranya, Lubis."
1095.1K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as not pianika lily
Show Reviews (43)
Read
+Library
Redmi 9A
bodoh jadi liliyah..pergi lah ke luar negeri..buat hidup mapan seperti lubis..biar nggak ingat lubis selalu..kembali jakarta dgn kesuksesan..tunjukkan pada lubis dan romonya..hubungan dgn ishak lagi..tambah menjauh lubis nanti..krn lubis pasti suruh orang untuk pantau liliyah
Haniocta_
Wah, Semoga Lilyah mendapatkan kebahagiaanya ya walaupun harus nikah karena terpaksa. Dan semoga Lois mencintai dan menyayangi Lilyah. Keren banget thor ceritanya. Semangat terus ya buat kakak authornya (^_^)
Read All Reviews
Jerat Dendam Sang Pewaris

Jerat Dendam Sang Pewaris

tanya Liam, sorot matanya tajam menatap wajah Lily. Lily tersentak dengan pertanyaan Liam, sebenarnya pria paruh baya ini sedang memainkan peran apa lagi saat ini? “Kalau gak suka, untuk apa aku ada di sini sekarang? Apa aku pernah melewatkan telepon atau pesan dari Bapak? Kapan aku tidak menurut pada semua perkataan Bapak?” Lily memainkan perannya dengan lihai bagai aktris ibu kota, air mata dengan lancar mengalir di wajahnya.
217 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as not pianika lily
Read
+Library
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Kilauan pantulan dari pisau itu samar-samar menyorot matanya tiap kali ia menggerakkannya di bawah pantulan sinar matahari yang menembus pondok usangnya itu. "Oh Lilian ... kelinci kecilku ... mari kita bermain ... khe khe ..." Senandung kecil dan tawa menyeringai yang keluar dari mulutnya, sudah pasti akan menjadi pembuka aktivitas barunya pagi ini. Jelas, ia pasti akan menyenandungkan lagu itu ratusan kali mulai hari ini dengan segala fantasi sadisnya di dalam benaknya untuk memikirkan apa saja yang akan ia 'mainkan' bersama Lilian saat ia menemui wanita itu.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as not pianika lily
Read
+Library
Melupa Rasa

Melupa Rasa

jawabnya sekenanya. "Tante suka?" tanya Lila lagi dengan mata berbinar. Anara menarik napas sesaat. "Suka. Tapi tante akan lebih suka lagi kalau Lila bisa menang di kompetisi piano," sahutnya. Wajah Lila lantas berubah murung. "Tapi piano sulit, Tante. Lila nggak berbakat. Lila lebih suka menggambar,"
108.7K viewsOn holdAdded to Library 262 Times as not pianika lily
Read
+Library
Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Istri Yang Tidak Pernah Diharapkan

Terkejut ketika mengetahui Livia benar-benar ada di sana seperti kata papanya. "Memangnya Ibu bisa main piano seperti Ibu Ela?" Hazel menyebut nama guru pianonya dengan tatapan ragu pada Livia. Livia mengangguk mantap. "Kalau Hazel nggak percaya ayo kita buktikan." Ryuga menatap Livia bimbang namun perempuan itu hanya tersenyum. Mereka bertiga bergerak ke ruang piano berada. Lalu Livia duduk di depannya. Ia mulai memainkan Lavender's Blue yang membuat Hazel dan Ryuga memandang takjub.
10228.8K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as not pianika lily
Show Reviews (15)
Read
+Library
Syofinar S Nusa
Harapan ku hancur setelah membaca tiga 5 bab terakhit. Kenapa cerita dibuat lunetta anak Rayendra. Saya sangat kecewa membacanya. Padahal kemarin2 baru aja bahagia setelah Livia dan Rayendra saling mencintai. Kembalikan dong alurnya
Iin Ayuniah
cerita yang luar biasa, banyak bangett pelajaran di dalamnya tentang bagaimana ikhlas, sabar dan selalu berbessr hati untuk memaafkan dan menerima kekurangan pasangan kita masing2.. thanks kak sudah menyuguhkan cerita semenarik ini, sukses terus kedepannya.. aamiin...
Read All Reviews
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

Lily melemparkan piala dan amplop berisi uang hadiah milik Nathania. Piala tergeletak di atas tanah. Lily melindas piala itu menggunakan mobilnya. Semua orang menggelengkan kepala melihat perilaku Lily yang begitu arogan. **** Sesampainya di rumah, Lily meminta Nathania untuk turun dari mobilnya. Nathania menangis sedih. Tapi suara tangisannya tak membuat Lily kasihan sedikitpun. "Lily! Kenapa Nathania menangis?" Rosalina menegurnya.
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as not pianika lily
Read
+Library
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Gadis itu agak bingung, “Apa yang nona Linda maksud? Aku memang mendengar banyak musik. Lagi pula, sekarang masih ada kelas musik.” “Bukan, alunan piano itu. Apa kamu pernah mendengar alunan piano yang mirip dengan lagu anak-anak? Apakah kamu tahu siapa yang biasanya suka memainkan lagu itu?” Linda menyuruh seseorang untuk menyelidiki semua orang yang dia tambahkan ke kontak WhatsApp-nya. Namun, tidak ada satu pun identitas yang cocok seperti yang dia cari, dan mereka semua mengatakan bahwa mereka tidak tahu tentang alunan piano lagu anak-anak itu.
9.4350.3K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as not pianika lily
Read
+Library
Playdate

Playdate

Menyanyikan beberapa lagu termasuk lagu duet dan group mereka, Lily selesai terlebih dahulu meninggalkan Gracia yang masih menyanyi di panggung. “Mbak, nggak tampil lagi?” tanya Dian yang dijawab gelengan kepala Lily “Mbak Gracia suaranya luar biasa, gimana bisa begitu?” “Kamu tanya langsung sama Gracia,” jawab Lily sambil tersenyum tipis. “LILY!” Lily menatap sang sumber dan hanya menggelengkan kepalanya “Sama siapa lo?” “Tuh...lo nggak lihat ada sultan?” Lily mengikuti jemari Ben yang tadi memanggilnya “Memang lo nggak tahu kalau sultan datang?”
2.8K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as not pianika lily
Read
+Library
Lily of the Valley

Lily of the Valley

ujar si pria penuh keyakinan, tidak ada terdengar sedikitpun keraguan di dalamnya. "Baiklah. Aku pikir aku setuju denganmu. Tetapi sebelum itu, ijinkan aku untuk mempermudah jalanmu." Luxiana berbalik dan pada akhirnya matanya bertemu dengan mata milik pria tua itu, "aku pikir ini adalah saat yang tepat untuk membersihkan Lily of the Valley yang tersisa. Sekuat apapun kau mencoba menghancurkan Sacret Tree, selama Lily of the Valley masih ada, semua usahamu hanya sia-sia."
105.9K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as not pianika lily
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status