Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinikahi Sang Penguasa : Suami Kontrakku Memberi Segalanya

Dinikahi Sang Penguasa : Suami Kontrakku Memberi Segalanya

'Tidak mungkin dia menyukaiku 'kan? Lily tersentak dengan pikirannya sendiri, bahkan menggelengkan kepala beberapa kali. ‘Apa-apaan? Apa aku terlalu percaya diri kalau pria itu menyukaiku.' “Ish … menyebalkan,” gerutu Lily. Dia bergegas menutup halaman peramban di laptopnya saat Riani mengetuk pintu dan meminta izin masuk ke ruangannya. “Masuklah!”
10764.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.6K kali sebagai not pianika lily
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
Sm Andaaa
Ending yang membahagiakan... Ga nyangka setelah ratusan bab. Alur cerita yang menarik, ada rasa kesel, emosi, kecewa, lucu, bikin meleleh, bikin berkaca-kaca dan membahagiakan. Terimakasih atas karyanya Kak Adinasa Mahila... Ditunggu karya berikutnya.
Baca Semua Ulasan
LALI

LALI

Waktu itu pembuatan Ledre menggunakan Gaplek yang sudah di keringkan lalu di campur dengan beras, namun tetap menggunakan pisang raja sebagai bahan utamanya. “Nduk, ambilkan wajannya.” Asih segera bangkit. Mengambil wajan baja yang tebal sebagai alat pembuatan Ledre. Tak lupa, ia sekalian menenteng arang dalam keresek berwarna hitam. Asih mendekati emaknya yang menyiapkan bahan sebagai adonan. Di depan emaknya ada da tepung beras, tepung pati atau yang biasa disebut dengan tepung tapioka, gula merah, santan, dan suwiran pisang raja. Sembari mengaduk adonan, wajan baja yang berada di atas tungku yang di bawahnya ada bara api dari arang kini sudah mengeluarkan asap panas, pertanda wajan baja i
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
3 Minutes With You

3 Minutes With You

Segala tentang Kael memang selalu membuat Lily antusias. “Belum jadi.” “Nggak pa-pa. Siapa tahu Nino bisa kasih masukan untuk lagu kamu.” “Lah kok bawa gue? Bilang aja lo mau denger lagu Kael.” Lily mendelikkan matanya untuk Nino yang tidak peka. “Udah deh jangan terlalu berharap sama Kael. Dia udah suka sama cewek lain. Siapa Kael nama anak yang lo les-in?”
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Presdir Tampan

Tunangan Kontrak Presdir Tampan

“Tentu saja.” “Kalau begitu, izinkan saya bermain piano untuk kalian.” Damian hendak bicara dan menyuruh Lydia kembali duduk, dia tak yakin Lydia bisa bermain piano. Daripada dipermalukan, lebih baik diam kan? Tapi, Lydia sudah berjalan lebih dulu menghampiri piano, dan duduk di hadapan benda itu. Tak lama, alunan musik klasik karya Debussy yang berjudul Clair de Lune terdengar mengudara. Lydia menekan tuts piano dengan gerakan indah.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Sentuhan Candu Tuan Benji

Sentuhan Candu Tuan Benji

tanya Benji iseng. "Aku sudah ikut les piano. Kiello membiayai lesku karena tahu aku senang bermain piano, tapi aku memang tidak sesuka itu." Lily menjelaskan apa adanya. "Baguslah. Lagipula jarimu pendek ...," sindir Benji yang sontak dibalas Lily dengan delikan sebal. Karena hal tersebut nyatanya benar. Jari Lily bukan jari yang ideal untuk seorang pianis. Jari seorang pianis biasanya kurus dan panjang, meski ada sebagian juga yang seperti miliknya.
1091.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Layunya Cinta sang Nyonya

Layunya Cinta sang Nyonya

tukas Lily merasa iri. Vina menatap sahabatnya dengan prihatin. "Apa hatimu merasa sedikit terhibur dengan pertunjukan musik itu?" Vina berusaha mengalihkan perhatian Lily. "Tentu saja. Aku paling suka dengan pertunjukan musik klasik dan kau tahu itu." Vina tersenyum lega mendengarnya. "Aku memang sengaja mengajakmu kemari, Lily."
1040.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 799 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

Tanya Lily sambil memutar bola matanya. "Oh, gaun punggung terbuka itu?" Tanya Paula bersemangat. Lily hanya balas mengangguk. "Tentu saja, kau akan membuat banyak pria berlutut padamu." Balas Paula. Lily menggelengkan kepalanya dan tertawa ringan sambil memberi ke dua sahabatnya pelukan cepat lalu mereka berjalan ke luar teras. "Hati-hati di jalan." Kata Lily sambil melambaikan tangan untuk terakhir kalinya sebelum menutup pintu. Dia berjalan kembali ke ruang tengah dan menjatuhkan dirinya di sofa di samping Dani. Sambil mendesah panjang dan mencengkeram salah satu bantal ke dadanya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Reno melanjutkan langkahnya dengan kikuk. Nayla melirik ke arah Tina. Terlalu banyak yang disita dari laci Tina. Macam-macam coklat dari silver queen hingga toblerone, dan setangkai bunga mawar. Tina dengan wajah ikhlas dan juga cuek melihat semua disita. Melihat wajah Tina yang datar saja, bisa ditebak pasti itu pemberian orang lain. Apa Raka ngasih Tina coklat?
9.420.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Ia hanya berharap bisa menjalani kehidupan yang tenang dan damai. “Hmph! Kita akan segera tahu apakah itu direncanakan atau memang hanya kebetulan saja! Yulonda sudah berada di tahap menengah level setengah dewa. Itu sebabnya jika dia kalah dari Fane di babak ini, itu pasti disengaja! Bagaimanapun juga, kita semua adalah ahli bela diri dengan pengamatan yang baik. Kita pasti tahu gerakan mana yang sengaja dilakukan!” Lily mencibir dengan dingin dan meninggalkan kalimat terakhirnya.
9.17.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201.6K kali sebagai not pianika lily
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Baca Semua Ulasan
Alexa (Jamilah Binti Surip)

Alexa (Jamilah Binti Surip)

Ia sengaja membuat nyali istrinya kian menciut. "Tidak... tidak... Lily tidak akan segampang itu mati. Mas bilang kalau orang jahat itu tidak mudah mati bukan? Lily itu 'kan ada jahat-jahatnya. Suka bohong kalau kepepet. Terus suka mencuri gerakan tari campur sari penemuanku yang ia akui sebagai gerakan asli darinya. Yah, Lily pasti matinya tidak gampang." Cia masih berusaha mempertahankan janjinya pada Raline dan Lily. Penghianat bukanlah impiannya. Impiannya adalah menemuakan gerakan tarian terbaru yang seronok dalam joget dangdut dan campur sari.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai not pianika lily
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status