Pembalasan Sang Dokter Jenius
Inspirasi Kopikekasihku joko pinurbolirik jikustik #puisisuster ngesot luculirik lagu joko tingkir
Ia terduduk lemas di samping tubuh mbah karyo yang tak berdaya, di tengah puing-puing keserakahannya, hanya bisa menatap nanar pada keberhasilan yang seharusnya menjadi miliknya.
Semua masakan di etalase warteg sedap rasa habis tak bersisa. Panci-panci dan wadah-wadah saji kini kosong, hanya menyisakan aroma sedap yang masih menggantung di udara. Ibu wati akhirnya bisa terduduk lemas di salah satu bangku, kakinya terasa seperti jeli.
Pak budi, yang hari ini terpaksa meliburkan diri dari pekerjaan utamanya di tempat cuci mobil, menyandarkan punggungnya di dinding sambil mengipas-ngipas wajahnya dengan selembar bon.