Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu
“Buat apa, apanya? Ya memang seharusnya begitu, ‘kan? Ingat, Ning… Kamu itu ibu persit sekarang.”
Bening memutar bola matanya. “Ibu persit ‘kan bukan profesi, sementara akun I*******m aku itu buat kerja. Lagian enggak penting juga unggah-unggah hal pribadi.”
Kalingga mengepalkan telapak tangannya. Amarahnya terpicu karena Bening mengatakan bahwa mengunggah foto pernikahan mereka tidak penting.
“Oh, jadi kamu suka dianggap masih single dan dipuja-puja oleh laki-laki hidung belang di luaran sana yang suka jelalatan lihatin muka kamu di sosial media?!”