WARISAN DARI BAPAK
Jingga Rinjanicerita dewasa bapakcerita sek bapak mertuacerita dewasa ibu temankucerita nikmat tante
Lalu mengangguk.
--
Sore hari.
Aku sudah bersiap, lalu berangkat menuju Ajibarang, tempat pangkalan bis.
"Hati-hati ya, Nduk."
"Iya, Bu. Do'akan Helmi sukses, ya!"
Ibu mengangguk.
Perjalanan kali ini terasa panjang, mungkin karena sendirian. Aku jadi tak sabar, bagaimana rasanya mengantongi uang sepuluh juta perbulan? Wah, bisa gampang kaya aku!