Hati yang Terbagi
Yang jelas aku merasa begitu bodoh, selama ini terlalu mempercayai Mas Gunawan.
***
Pagi hari, Mas Gunawan bangun dengan keadaan kaget. Namun, dengan memakai jurus ngeles, akhirnya dia percaya jika semalam murni ketiduran di sofa karena kecapean.
Hari ini Mas Gunawan berangkat tanpa kubuatkan bekal, dia sama sekali tak bertanya ataupun protes. Lelaki itu terlalu sempurna jika dia tak mendua. Walau belum terbukti secara jelas dia selingkuh, tapi dari apa yang akhir-akhir ini kutemui, semua mengarah pada hal itu.