PURA PURA JADIAN
"Emangnya lo pikir, gue nggak tahu lo bakal ngajak gue ngomong serius gini?"
Reyhan mendekatkan wajahnya, seolah-olah ingin memberi penegasan. "Oke, tapi serius, Nail. Gue nggak mau jadi orang yang cuma main-main lagi. Ini bukan drama Korea, bukan?"
Aku hanya mengangguk, merasakan kebahagiaan yang aneh karena dia benar-benar serius. Mungkin selama ini, aku merasa bingung dengan perasaan ini. Tapi dengan Reyhan, semuanya terasa lebih jelas. Ini bukan tentang berpura-pura, ini tentang kenyataan yang bisa kami jalani bersama.