Sentuhan Panas Editorku
Ia menatap langsung ke lensa kamera, seolah-olah sedang menembus layar ponsel ribuan penonton dan menatap langsung ke mata Lia Zanetti yang terpampang di layar monitor besar.
"Terima kasih atas pertanyaannya, Kak Lia Zanetti," buka Meysa dengan nada suara yang sangat tenang, lugas, dan sama sekali tidak bergetar. "Mengenai tema pengkhianatan dan tokoh sekretaris dalam novel saya ... saya rasa saya perlu menekankan sekali lagi bahwa apa yang saya tulis adalah 100% fiksi. Itu adalah murni hasil imajinasi yang saya bangun di kepala saya selama berbulan-bulan."
Meysa berhenti sejenak, bibirnya membentuk lengkungan senyum tipis yang terlihat sangat berkelas.
인기 회차