AKU BUKAN SEORANG PELACUR
POMMElirik menangis dijalan pulangcerpen sepotong senja untuk pacarkubuah hatiku penyemangatkukata-kata sunset romantis
Menekan kuat lantai sembari menyentuhkan lutut kanan ke lutut kiriku.
Aku membuka surelku, tanpa tujuan, kemudian membaca berita yang tampil di beranda internetku. Masih tanpa tujuan. Aku pasti telah sangat amat mengantuk untuk sekadar bisa berpikiran jernih, sebab, isi kepalaku kini hanya tengah berusaha membujuk bibirku untuk mengatakan kalau Lisa cantik, mengagumi dia lewat kata-kata, dan mungkin, itulah alasannya; alasan kenapa aku barusan terpaku memandangi wajahnya. []