Ketika Istriku Minta Talak
Aku tergugu sesaat lamanya.
Kucoba menyentuh barisan novel, kurasakan kehangatan tangan mama, di sana. Di sini, saat aku menyentuh novel-novel ini. Mama … pegang tangaku erat, Mama … aku rindu, Ma …. Masihkan kau membaca di alam sana, Ma? Oh, kau tidak bisa membaca lagi, ya? Baik, aku akan bacakan untukmu, sebentar!
Liar tanganku mengaduk barisan novel. Pikiranku semakin kacau, air mata mengalis deras. Sesak dan pilu menghantam jiwa.