Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kematian Palsu, Lembaran Baru

Kematian Palsu, Lembaran Baru

"Apa aku nggak pernah memperingatkanmu? Jangan pernah buat masalah sampai Aurora mengetahuinya!" Air mata Hazel terus mengalir. Dia menggeleng putus asa tanpa henti. "Dia mati gara-gara kamu! Aku nggak akan melepaskanmu!" Arseno meraung marah. Dia langsung melempar Hazel ke lantai dengan kasar. Hazel memegangi lehernya sambil batuk hebat. Arseno berdiri menatapnya dari atas dengan tatapan yang dingin.
8.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 302 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
LAILA

LAILA

Balas Wira, sepertinya dia benar tidak bisa berbohong. "Lanjutkan Wira!" Ucapku. Wira kemudian melanjutkan bicara. "Di waktu yang berbeda aku melihat seekor burung Merpati berada di samping pasangannya yang telah mati di tengah jalan. Pengendara hanya melewati dan pejalan kaki cuma menonton. Aku mengambilnya lalu menguburkan di halaman rumahku. Semenjak itu pasangannya yang masih hidup selalu mampir ke rumahku. Jadi aku memeliharanya."
107.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

Sepertinya dia masih penasaran tentang perkara burung itu. “Omongan macam apa itu?” ucap Iblis Jelita sembari tersenyum kecil. “Lalu apa istimewanya burung itu?” “Awet muda.” “Kau tahu dari mana?” “Lihat saja Pendekar Tabur Bunga, mati dengan raga masih seperti pemuda, padahal usianya jelas sudah tua. Itu karena khasiat telur burungnya....” “Apakah cukup dengan dua telur sehingga burung itu kau berikan kepada Ratu Senja?” tanya Iblis Siri memotong.
106.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 275 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Saat prosesi pemakaman, seorang anak kecil tiba-tiba berteriak. Semua warga berlari ke arahnya. Saat mereka melihat ke langit, mata mereka membelalak. Puluhan burung gagak berkumpul di atap rumah masing-masing warga. "Astaga, pertanda apa ini?" "Gagak? Ini pertanda buruk!" "Pasti akan ada yang meninggal lagi!" "Ya, kamu benar! Gagak melambangkan kematian!" Mereka berseru dengan panik. Selama Bagas tinggal di Desa Karangjati, fenomena ini belum pernah terjadi sebelumnya.
106.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 158 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

-o0o- BURUNG-BURUNG menceracau parau. Terbang melesat dari pucuk dedaunan. Mereka tak sampai hati melihat adegan yang tengah berlangsung di pinggir hutan kecil itu. Hembusan angin yang mendesau seakan turut mengutuk perbuatan tak Senonoh Sabit Maut dan Cangkul Sakti. "Jahaham! Lepaskan aku!"
1028.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
TEROR BEGU GANJANG (Selanjutnya Kau Yang Akan Mati)

TEROR BEGU GANJANG (Selanjutnya Kau Yang Akan Mati)

Pasalnya, sejak kedua orang tua Indah memboyongnya setahun lalu, dia tak pernah mendapati keanehan. Suara ayam jantan seakan terdengar di luar rumah, ditambah dengan burung kedasik yang berkoar-koar tanpa henti. Rumor perihal burung tersebut adalah mampu mendeteksi orang yang hendak mati, hewan berbulu mendominasi warna hitam itu seakan mampu mencium aroma bangkai manusia, berjarak beberapa meter dari tempatnya hinggap. Sedikit demi sedikit, Indah pun sampai di ruang kamar dan meletakkan dimar ublik di sampingnya, secarik kertas yang dia tinggalkan ketika tadi menghilang begitu saja dari atas mejanya.
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Matilda Fajar baru tak membawa kehangatan. Kematian Leanne membayangi seperti kabut pagi, melekat di pikiranku. Setiap tarikan napas terasa berat, seolah udara menolak masuk ke paru-paru.
103.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 116 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Poselku berdering saat aku hendak duduk dan bau menyengat menguar ketika aku mengangkat ponsel untuk menerima panggilan. Tak ada suara yang terdengar hanya suara burung berkicau. Kumatikan ponselku karna tak ada sahutan dari seberang sana. Tidak lama ponselku berdering kembali dari nomor yang sama. Bau menyengat menguar lagi saat ku tekan tombol hijau. Sekelebat bayangan akan kematian terlihat jelas dan ada aroma busuk seperti bangkai menyelingi pandanganku. Aroma dari tubuh seorang wanita bergaun putih.
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Dalam keadaan lemah, Rama lari keluar dari ruangan itu, melarikan diri dari cengkeraman makhluk mengerikan tadi. Hal lebih mengejutkan terjadi begitu Rama berhasil keluar. Perubahan yang terjadi dengan suasana sebelumnya membuat dia merasa putus asa. Dia merasa ini bukan dunianya. Tak ada angin yang berembus, bahkan suara kicauan burung pun tidak terdengar di sekitarnya. Sungguh sangat hening dan menakutkan. "Rama! Tunggu!"
101.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
Kuntilanak dan Bunga Kematian

Kuntilanak dan Bunga Kematian

ujar Arini pada dirinya sendiri, karena kalau mau jujur ​​​​kesunyan malam ini benar-benar membuat perasaannya tak enak. Sore tadi baru saja berlangsung acara tahlilan malam pertama adiknya itu, dan Arina tak mau memikirkan hal yang bukan-bukan tentang Arini, sebab dia teringat mitos yang tersebar di masyarakat kalau seseorang yang mati tak wajar akan gentayangan, tapi apakah kematian adiknya itu termasuk tak wajar? Suara ketukan di jendela kamarnya kembali terdengar, sangat halus dan nyaris tak terdengar jika malam itu suasananya tak terlalu sunyi.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang novel matinya burung burung
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status