Pawang Hati Mafia Kejam
Reza ingin Sabe melupakan masa lalu, tetapi masa lalu itu terkunci dalam nama-nama ini.
Sabe beralih ke tumpukan buku yang direkomendasikan Bu Suri. Sejarah Seni Era Renaisans, Arsitektur Neoklasik, dan satu buku kecil yang terlihat lebih tua dan usang. Jejak Seniman Lokal Abad ke 19. Ia membuka buku itu secara acak. Di halaman tengah, di bawah sketsa pena seorang wanita muda dengan ekspresi mata yang sedih, ada nama Saraswati. Seniman Jalanan yang Hilang.
Tiba-tiba, jantung Sabe berdebar kencang. Nama itu. Nama Ibunya.
인기 회차