Taubat Sang Pendosa
Kemunculan Sinta yang tiba-tiba, kebakaran bengkel, dan pertemuan tak sengaja dengan Fredy yang terjadi dalam waktu dekat, membuat prasangka di hati ini semakin menjadi-jadi.
"Lebih baikan. Thanks Bro karena udah bawa aku ke sini. Kalau gak, mungkin aku udah lewat," ucapnya sembari tersenyum.
Aku memulai perbincangan agar suasana mencair dan tidak kaku. Namun, hingga satu jam berlalu, belum ada satupun petunjuk yang bisa diungkap. Aku mencoba memancing dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tetapi sepertinya Fredy begitu lihai berkilah.