Di Ujung Senja
Matanya menatap air yang beriak itu dengan nanar.
“Oke ... maaf, Sayang! Besok aku ke Solo ya!” guman suara itu yang sontak membuat Edo terkejut.
“Ngapain?” Edo tampak terperajat, “Aku besok siang sudah balik.”
“Aku kangen mama sama papa, Sayang. Kangen si kembar juga!” guman Arra lirih, ia sudah cukup lama tidak pulang ke Solo, ia rindu keluarganya.