Tersesat
Tanpa atap dan pelindung apa pun.
Safawi berbisik di telinga Nay, Nay menganguk pasti. Detik berikutnya, Nay masuk ke dalam rumah, diikuti oleh Safawi. Lima menit kemudian kedunya kembali keluar, Safawi membopong tubuh Zimat. Di belakangnya ada Kasumi, Najwa dan Nay membawa perbekalan. Najwa dan Kasumi naik terlebih dahulu mereka duduk berjajar lalu Safawi meletakkan Zimat di pangkuan Kasumi dan Najwa. Sedangkan Nay duduk di depan bertugas sebagai kusir. Setelah semua perbekalan dinaikkan ke atas kereta, Ketek Putih memberi isyarat agar mereka berangkat. Kereta itu bergerak perlahan meningalkan halaman keluarga Zimat. Sementara Safawi kembali ke dalam rumah, saat keluar dia memanggul karung.
Hot Chapters