Kisah Para Penggetar Langit
Siapapun yang ingin menolongnya, pasti mempunyai maksud yang baik terhadapnya.
Cio San akhirnya membuat api dengan menggunakan batu-batuan dan ranting kayu yang berserakan di sekitar situ. Benar saja, ketika didekatkan kepada api, daya lengket lapisan kulit itu pun berangsur-angsur menghilang. Setelah itu, ia membuat lubang untuk kedua matanya dengan menggunakan ujung kayu yang terbakar. Lalu dengan berani, Cio San meletakkan lapisan kulit itu ke wajahnya. Ketika melihat pantulan bayangan wajahnya di sungai, Cio San kagum sekali. Wajahnya sudah berubah. Kini seperti lebih tua 10 tahun. Lapisan itu seperti mengubah bentuk tulang dan warna kulit wajahnya. Dengan kayu terbakar tadi, ia juga mem