Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan
Logikanya langsung bekerja mencari pembenaran untuk menutupi kekurangan Bram.
"Ah, Ibu sudah menduganya!" Renata mendengus, suaranya kembali meninggi dengan nada meremehkan Dania. "Tentu saja kamu tidak salah, Bram. Semua itu pasti karena kamu terlalu lelah bekerja seharian di kantor untuk membiayai rumah ini. Kamu itu memikirkan banyak hal, mencari uang, sementara wanita mandul itu hanya tahu cara menghabiskan hasil keringatmu!"