Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku seorang Mata-Mata

Suamiku seorang Mata-Mata

Tak ada yang bisa mengalahkan pesona Nala. Sayangnya, Nala adalah istri kakaknya. Dan seluruh pengalamannya di balkon waktu itu, tak lebih dari sekedar ingatan yang terhapus bagi Nala, karena saat itu Nala dalam pengaruh alkohol. “Aku akan menemukan Bram, aku janji.”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Innocent Boss

Innocent Boss

Pak Nala nyengir. Dia main domino!
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
DUDA KAYA YANG MELAMARKU ITU AYAH SAHABATKU

DUDA KAYA YANG MELAMARKU ITU AYAH SAHABATKU

149 “Sial!” Nakula menendang ban mobilnya yang gembos. Kemudian mengembuskan napas kasar seraya bertolak pinggang. “Kenapa Naku?” Nadira yang menyusulnya turun bertanya seraya memandang ban mobil dan wajah Nakula bergantian. “Gembos?” “Ya, dan aku tidak membawa ban serep, Dira.” Nakula tampak putus asa. Waktu yang dijanjikan untuk bertemu orang tua Inggit sudah sangat mepet. Ia takut tidak sampai di sana tepat waktu.
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Anak Ustadz

Istri Nakal Anak Ustadz

“Ya sudah. Kalau begitu saya permisi dulu.” “Baik, Ustazah. Ustazah Hana kembali ke tempat duduknya dan berbicara dengan Ustazah lainnya mengenai Naima agar mereka tidak salah paham. Naima juga mencoba untuk memfokuskan pikirannya agar tidak terpengaruh dengan ucapan Qiana tadi.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Perfect Wife (Dangerous)

Perfect Wife (Dangerous)

"Bukankah kamu mencintaiku Naka?" "Naka!!!" "NAKAAAAAA......." "RAIGAN NAKAMURA!!!! JANGAN PERGI!!!!" Teriakan kerasnya mampu membuat air mata Leanne mengalir deras. *****
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

"Muka kakak kayak mau nangis. Siapa yang nakalin kakak? Biar Nala lawan!" Celine tertawa kecil. "Nggak ada, Nala." "Nala serius! Nala jago berantem!" Nala menunjukkan tinju mungilnya. Nathan menghela napas seraya melihat kembarannya itu. "Nala, kamu perempuan. Jago berantem dari mana? Kamu kesandung aja, nangisnya sampe sejam!" "Terus? Emang perempuan nggak boleh berantem? Nanti Nala jadi superhero perempuan. Dan juga Nala gak nangis sejam, cuma setengah jam kok."
9.8328.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

Ceklek Kening Nala berkerut saat tak mendapati keberadaan Bastian ditempatnya semula. Tak ingin ambil pusing, Nala pun kembali merangkak ke atas ranjang, meraih ponselnya dan membalas beberapa pesan dari temannya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Semua menatap ke atas net. Di sana berdiri sosok wanita berambut panjang terurai, mengenakan gaun merah pudar, mengambang beberapa sentimeter di atas tanah, tanpa kaki. "Makkk... KUNTILANAK MERAHHHH!!" jerit seseorang yang suaranya nyaring, entah siapa.
870 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
JANGAN NAKAL, TUAN CEO!

JANGAN NAKAL, TUAN CEO!

Mita dan teman-temannya di belakang mulai bersorak dan bersiul nakal. Ada lagi yang menambahkan, “Cieee, tanda-tanda CLBK nih?” Yang lain pun ikut menimpali dengan kalimat yang tak kalah pedasnya. “Katanya udah move on, kok malah ciuman di depan umum?” “Wah, … bisa-bisanya kalian ciuman. Jadi, niatan lo ke sini bukan buat reuni seangkatan, tapi emang lo mau reuni sama mantan ya? Ha ha!”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Tuan Axel.

Istri Nakal Tuan Axel.

"Itu karena saya mengenal Nana. Dan maksud kunjungan saya ke sini adalah- hmmp-" "Ahahahaha, kakek, dia sedang bercanda." Potong Chana cepat. Tubuhnya berpindah cepat, tangan rampingnya menutup bibir Axel kuat. Dia tak akan membiarkan pria ini mengacau. Matanya melebar memberi peringatan. "Jaga kata-katamu. Kakekku memiliki kondisi yang kurang baik." "Nana," "Nona,"
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai om nakal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status