Desahan di Kamar Pembantu
"Muka kakak kayak mau nangis. Siapa yang nakalin kakak? Biar Nala lawan!"
Celine tertawa kecil. "Nggak ada, Nala."
"Nala serius! Nala jago berantem!" Nala menunjukkan tinju mungilnya.
Nathan menghela napas seraya melihat kembarannya itu. "Nala, kamu perempuan. Jago berantem dari mana? Kamu kesandung aja, nangisnya sampe sejam!"
"Terus? Emang perempuan nggak boleh berantem? Nanti Nala jadi superhero perempuan. Dan juga Nala gak nangis sejam, cuma setengah jam kok."