Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
2'20

2'20

Wanita itu setinggi 200 sentimeter, dengan gaun berenda hitam yang melapisi seluruh tubuh tinggi semampainya. Hindia memasang senyuman miring sambil mengangkat payungnya, bersamaan dengan itu semua salju yang sebelumnya menghujani mereka, ⸺yang jatuh dan menutupi nyaris seluruh daratan serta pohon-pohon di pulau Bali⸺ kini kembali ke dalam wujud asli mereka, yaitu api.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 402 Times as one hundred twenty
Read
+Library
TWELVE

TWELVE

Tunggu, aku melihat pita merah muda itu terdapat tulisan kecil. “Enam puluh Sembilan.” Apa maksudnya ini ? semua ini semakin membuat aku tidak mengerti. Menyandarkan punggungku di sisi ranjang. Aku merasa familiar dengan kotak ini dan sepertinya Azka pernah menyingung tenang bunga, tapi apa. Bodohnya aku yang tidak mendengarkan perkataan Azka.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as one hundred twenty
Read
+Library
Seratus Pengampunan

Seratus Pengampunan

Aku tidak memberitahunya bahwa sebenarnya ini adalah rumah ke-100 yang dia berikan padaku. Ketika Josh mengejarku, aku menolaknya sebanyak 99 kali. Dia mencintaiku dengan begitu gigih. Jadi, setelah dia menyatakan cinta sebanyak 100 kali padaku, kami menikah. Cintanya padaku tidak bertahan lama, hanya bertahan sampai hari di mana Livy pulang ke dalam negeri. Hari itu juga adalah hari peringatan satu tahun pernikahanku dengan Josh.
16.8K viewsCompletedAdded to Library 504 Times as one hundred twenty
Read
+Library
Thousand Years

Thousand Years

Satu hari di sini sama dengan seribu tahun di bumi. Vinia melongo mendengar penjelasan Aslan. Ia tidak percaya waktu berputar sangat lambat di dunia itu. Aslan tertawa melihat raut wajah Vinia yang seperti itu. Sangat menggemaskan menurutnya. Lalu ia petik beberapa bunga Rose Vines yang menjalar di jendela itu. Dan melemparkannya ke udara, tangannya bergerak-gerak membuat jurus dan mengarahkannya ke bunga itu.
104.8K viewsOn holdAdded to Library 118 Times as one hundred twenty
Read
+Library
Genap 100 kali

Genap 100 kali

“Dion, apa kamu ingat, hari itu kali keberapa kamu menyebutkan perceraian padaku?” Bayangan punggung Dion terlihat berhenti, tapi sebelum dia sempat menjawab, aku melanjutkan, “Yang keseratus kalinya.” “Hari ini adalah keinginanmu bercerai yang keseratus satu.” “Besok, di depan kantor catatan sipil, kita tidak boleh melewatkan pertemuannya.” Setelah mengucapkan itu, aku melangkah cepat, lalu dengan perlahan dan mantap menutup pintu.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as one hundred twenty
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status