Cinta Satu Malam dengan Berondong
“Lagipula kita baru akan menikah kalau kamu lolos probation, Badai. Nggak usah pamer dulu, bisa?”
Badai hanya memutar kedua bola matanya, lalu kembali ke tempat duduknya semula. Padma sendiri mencoba memfokuskan pikirannya sejenak, kemudian meraih handgun dari holster-nya dan memulai latihannya.
Di sisi lain, Badai terus menatap Padma dengan raut wajah takjub. Dari sekian banyak olahraga di dunia ini, kenapa Padma bisa memilih menembak sebagai olahraga yang ia tekuni?