Love by Choice
Restu mulai menggiring opini, mencoba membuka pikiran Gia dengan kenyataan yang sebenarnya menyakitkan.
"Om lupa kalau Om juga bikin Gia sakit hati? Ih, nggak ngaca! Sebelum ngatain orang, harusnya ngaca dulu, Om. Kalau ternyata kelakuannya sama, kan, malu-maluin," cibir Gia. Dia menggeser posisi duduknya sampai menghadap Restu. "Berarti buat Om, Gia ini juga nggak termasuk dalam kategori orang yang dicintai, dong? Gitu berani ngajakin Gia nikah. Memangnya Gia ini kucing yang dikawinin tanpa cinta dan kasih sayang?" protes Gia dengan suara keras. Dia belum mau menerima kenyataan bahwa Hugo tidak membalas cintanya. Ini terlalu menyakitkan bagi Gia.
Hot Chapters