AFRAID
Martil yang digunakan untuk membunuh, ia kubur di belakang pohon belakang rumahnya saat ia kembali.
Haris tersadar kemudian, pemuda itu langsung bangkit berdiri menunjuk ke arah seorang pria yang menangis di samping jasad korban.
"Kamu, kamu pembunuhnya!"
Haris meneriaki Jono di hadapan para warga.
"Lha, ini bocah kenapa, Lin?" Rossa yang tak mengerti itu langsung menghampiri Alina.
"Aku juga nggak tau," bisik Alina.
Bab Populer