Melihat kembali perjalanan 'Naruto', sebenarnya tidak ada tokoh tunggal yang bisa disebut sebagai 'pembunuh' Naruto karena karakter utamanya tetap hidup hingga cerita berakhir. Tapi kalau kita bicara tentang momen di mana Naruto nyaris mati, salah satu ancaman terbesar datang dari Pain. Saat Pain menyerang Konoha, Naruto benar-benar di ambang kematian setelah pertarungan sengit. Namun, Hinata muncul dan mencoba menyelamatkannya, meski akhirnya justru Kyuubi yang keluar. Momen itu sangat intense—Naruto kehilangan kendali, dan kita semua ngeri melihat bagaimana dia nyaris hancur dari dalam oleh chakra Kyuubi sendiri. Untungnya, pertemuan dengan ayahnya di dalam pikiran mengembalikan semuanya.
Kalau mau lebih filosofis, bisa dibilang 'sistem shinobi' yang kejam itu sendiri yang bertanggung jawab atas semua penderitaan Naruto. Dia terus-menerus dipaksa jadi warga kelas dua, dan hanya karena tekadnya yang luar biasa dia bisa bertahan. Tapi ya, secara literal, Pain-lah yang paling dekat dengan 'membunuh' Naruto—walau akhirnya justru Naruto yang mengubah perspektifnya.